Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen Diperiksa di Bareskrim Polri, Bantah Hendak Melarikan Diri ke Brunei

Mengenakan kemeja batik warna cokelat, Kivlan langsung disambut kerumunan wartawan. Menghadapi pertanyaan awak media, senyumn tak pernah lepas.

Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen Diperiksa di Bareskrim Polri, Bantah Hendak Melarikan Diri ke Brunei
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein terlihat memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri untuk diperiksa atas tuduhan makar yang dilakukannya. 

TRIBUN-MEDAN.com-Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein terlihat memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri untuk diperiksa atas tuduhan makar yang dilakukannya.

Kivlan terlihat hadir di Bareskrim Polri Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019).

Mengenakan kemeja batik warna cokelat, Kivlan langsung disambut kerumunan wartawan. Menghadapi pertanyaan awak media, senyum tak pernah lepas dari wajahnya.

Ia membantah informasi yang menyebutkan dirinya akan melarikan diri ke luar negeri.

"Yang ada tuduhan saya melarikan diri ke Brunei, dari Batam ke Brunei, mana saya nggak beli tiketnya?" tanya Kivlan di lokasi, Senin (13/5/2019).

"Malah saya dikawal sama polisi dalam pesawat sampai di bandara di Batam. Sampai di situ ada anak, istri, cucu saya. Saya datang untuk ke sana bukan untuk melarikan diri," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein dan aktivis Lieus Sungkharisma dilaporkan ke Bareskrim Polri, Selasa (7/5).

Keduanya dilaporkan oleh dua orang berbeda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keduanya dilaporkan atas tuduhan menyebarkan berita bohong dan makar terhadap pemerintah.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan adanya pelaporan terhadap Kivlan dan Lieus.

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved