Gara-gara Adu Komentar di WhatsApp Group, Dua Anggota DPRD dari PDIP Berkelahi Jelang Paripurna
Gara-gara adu komentar di WhatsApp Group (WAG), dua anggota DPRD dari PDIP adu jotos jelang rapat paripurna.
TRIBUN MEDAN.com - Gara-gara adu komentar di WhatsApp Group (WAG), dua anggota DPRD Bali dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adu jotos jelang rapat paripurna.
Perkelahian dua wakil rakyat ini terjadi di dekat pintu Ruang Rapat Utama DPRD Bali, Selasa (14/5/2019)
Diwartakan tribunbali.com, anggota Komisi III DPRD Bali, Kadek Diana tiba-tiba dipukul oleh anggota Komisi I DPRD Bali, Dewa Nyoman Rai.
Baca: Isu Bom, Ratusan Pengunjung Mal Lari Berhamburan, VIDEO AMATIR DIREKAM PENGUNJUNG. .
Baca: Nasib Anak Amien Rais di Pileg 2019: Tiga Lolos dari Jogja, Satu Lagi Mumtaz Rais Gagal di Jateng
Baca: Loncat ke NasDem di Pileg 2019, Artis Venna Melinda Gagal Hattrick Jadi Anggota DPR, Kalah 83 Suara
Insiden tersebut mengakibatkan pelaksanaan rapat paripurna menjadi molor 30 menit.
Rapat yang semula dijadwalkan mulai pukul 10.00 Wita akhirnya baru dibuka pukul 10.30 Wita.
Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama menyayangkan terjadinya kejadian tersebut.
Baca: Nama Puan Maharani Menguat Jadi Ketua DPR RI, Inilah Lima Prestasi Puan Maharani di Mata Kader PDIP
Baca: Tak Punya Ongkos Pulang Kampung, Pria Asal Medan Ini Nekat Sembunyi di Roda Pesawat
“Kita sayangkan janganlah sampai ada kejadian seperti itu lagi. Di lembaga yang terhormat ini marilah kita jaga bersama,” kata Adi Wiryatama saat ditemui di ruangannya.
Ia merasa kaget atas kejadian tersebut.
“Saya terkejut tadi ada di ruang transit dengan Wakil Gubernur bersama Muspida Bali. Tiba-tiba saya dipanggil. Saya tidak melihat kejadian itu langsung,” ungkapnya.
Baca: Penumpang Tewas dan Luka-luka saat Angkutan Terbalik di Medan karena Sopir Diduga Ungal-ugalan
Baca: Dijual Sang Ayah dan Diperkosa Kelompok Berandal, Wanita Bakar Diri setelah Polisi Diamkan Kasusnya
“Kalau saya lihat sedapat mungkin saya lerai. Tapi saya mohon kepada kedua belah pihak, kita dari satu lembaga mohon jaga nama lembaga ini bersama-sama. Kalau ada salah paham mohon diselesaikan dengan kepala dingin,” imbuhnya.
Adi Wiryatama mengatakan, terjadinya baku hantam diduga berawal saling komentar di WhatsApp Group fraksi.
Adi mengaku sudah pernah menyarankan keduanya agar jangan ribut di WhatsApp Group internal fraksi PDIP tersebut.
Baca: Kalahkan Kopi Luwak, Kopi Klatch Termahal di Dunia, Secangkir Rp 1 Juta
Baca: DRAMA PENANGKAPAN Eggi Sudjana, Diperiksa 13 Jam, Surat Penangkapan Dibacakan di Ruang Pemeriksaan
“Jadi terus saling sambung (balas komentar),” terang politisi asal Tabanan ini.
Adi mengaku belum tahu keberadaan Kadek Diana pasca perkelahian tersebut.
Beredar kabar, Kadek saat ini masih berada di Rumah Sakit Bali Mandara.
Menurut Adi, terpenting kedua kader PDIP yang berkelahi itu tidak mengalami luka serius.
Baca: CARA Mengurus STNK yang Hilang dan Biaya Administrasinya
Baca: Polisi Minta 2 Wanita yang Ada di Video Ancam Penggal Jokowi Menyerahkan Diri
“Kalau sudah baik dan tenang keduanya, baru kita akan ajak ngomong. Wajib saya lakukan itu sebagai orang tua di sini,” ujarnya.
Adi Wiryatama juga memastikan Ketua DPD PDIP Bali akan memanggil kedua belah pihak.
“Pasti nanti dipanggil. Saya sudah telepon Pak Ketua, beliau masih rapat, dan saya akan ke Bedugul, masih ada Bu Mega di sini,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Bali, Nengah Tamba mengaku melihat langsung peristiwa adu jotos tersebut.
Baca: Siswa SD Dianiaya Dua ASN hingga Susah Bicara
Baca: Fotonya Terlalu Cantik, Evi Apita Dituding Curang, Gusur Petahana termasuk Mantan Istri TGB di DPD
Tamba bahkan turut mengantar Kadek Diana ke Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM).
“Posisi saya sebagai sopir. Saya konsentrasi di jalan supaya cepat saja sampai di rumah sakit,” tuturnya.
Ia membenarkan ada luka di pelipis kanan Kadek Diana.
Terkait parah atau tidaknya luka tersebut, ia mengaku tidak mengetahui.
Baca: Zidane Tolak Permintaan Real Madrid demi Jadikan Anaknya Kiper Kedua, Persilakan Keylor Navas Keluar
Baca: Menantu Sengaja Pelihara Laba-laba agar Sang Mertua Tidak Sesuka Hati Datang ke Rumah dan Menginap
“Saya tidak tau persis. Yang jelas ada luka sedikit tidak begitu parah. Tapi saya tidak tahu karena beliau yang merasakan,” ujarnya.
Tamba juga mengaku tidak mengetahui masalah dari kedua belah pihak, namun ia menyarankan supaya cooling down.
Menurutnya sama-sama satu partai mungkin karena emosi sesaat.
Baca: Keinginan Allegri Melatih Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan, Los Cules Pertahankan Valvarde
Baca: RESMI, Jadwal Lengkap Libur Lebaran dan Cuti Bersama bagi PNS dari BKN, Catat Tanggal-tanggalnya!
“Ini masalah internal. Saya tidak tau masalahnya seperti apa dan tidak mau tahu. Di mobil tadi dia menelepon saudaranya,” ujarnya.
Terpisah, Direktur Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) Gede Bagus Darmayasa membenarkan Kadek Diana mendatangi rumah sakit sekitar 10.50 Wita.
Baca: KAPOLRI Tito Karnavian Merespons Pernyataan Ustaz Abdul Somad soal Penangkapan Tebang Pilih
Namun, Kadek tidak rawat inap.
"Memang benar Kadek Diana siang tadi mendapat perawatan di RSBM. Namun sekarang sudah pulang. Kami tidak bisa menyampaikan terkait hasil visum," ungkap Darmayasa.(*)
Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Rapat Paripurna Molor Karena 2 Anggota DPRD Bali Terlibat Baku Hantam, Berawal Dari Grup WhatsApp
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-adu-jotos-berkelahi_20161207_170152.jpg)