Tetangga Terkejut, Amru Lubis Terduga Teroris asal Medan Ditangkap Polisi Diraja Malaysia

Sebelum tinggal di Malaysia pernah menyewa rumah kontrakan dan tinggal belasan tahun di Jalan KLY Sudarso.

Tetangga Terkejut, Amru Lubis Terduga Teroris asal Medan Ditangkap Polisi Diraja Malaysia
tribunnews/MUHAMMAD FADHLULLAH
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. 

"Jujur saya kaget mendengar kabar ini. Karena dia baik baik saja waktu saya kenal," jelas Sueb.

Untuk diketahui, Amru ditangkap Polisi diraja Malaysia bersama tiga warga negara Malaysia lainnya karena hendak melancarkan serangan skala besar pada minggu pertama Ramadan.

Sel teroris itu merencanakan operasi pembunuhan tokoh besar yang menghina dan gagal menegakkan Islam.

Dikutip dari Tribunnews.com, Mabes Polri mengkonfirmasi adanya dua warga negara Indonesia (WNI) yang diamankan Polis Diraja Malaysia (PDRM) yang diduga terlibat dalam rencana terorisme di Malaysia.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan dua WNI itu saat ini tengah ditangani oleh E8, yakni tim khusus yang diperuntukkan menghadapi teroris seperti Densus 88 Antiteror di Indonesia.

"Dari hasil koordinasi antara Kepolisian Negara Indonesia dengan Diraja Malaysia memang ada dua WNI yang patut diduga terlibat didalam rencana terorisme di Malaysia. Saat ini kedua WNI tersebut sedang ditangani oleh E8," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).

"Yang WNI saat ini menjalani pemeriksaan di E8 PDRM, patut diduga yang bersangkutan terlibat dalam jaringan terorisme di Malaysia. Densus 88 juga mendalami apakah yang bersangkutan memiliki keterkaitan dengan jaringan JAD di Indonesia," kata dia.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mengatakan dari dua WNI terduga teroris itu diamankan barang bukti antara lain alat komunikasi handphone serta identitas yang bersangkutan.

Lebih lanjut, Dedi mengatakan pihak KBRI tengah melakukan pendampingan terhadap kedua WNI tersebut, lantaran memiliki permasalahan hukum di negara tetangga.

"Saat ini dari KBRI juga melakukan pendampingan terhadap warga negara yang memiliki permasalahan dengan hukum di Malaysia," tukas Dedi.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved