Bangun Sebut Istri dan Dua Anaknya Berbagi Air Bersih, PDAM Jalani Mobil Tangki Air Sesuai Pesanan

Sebab air yang ditampung tidak cukup dibagi untuk istri dan dua anaknya. Sedihnya, istrinya harus berbagi air yang sedikit dengan dua anaknya.

Bangun Sebut Istri dan Dua Anaknya Berbagi Air Bersih, PDAM Jalani Mobil Tangki Air Sesuai Pesanan
www.shutterstock.com
Ilustrasi air bersih 

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Siantar Frans Herbet Siahaan dari Fraksi NasDem mengatakan selama ini PDAM mengemukakan air bersih terpenuhi. Ia mengatakan segera menanyakan hal ini ke pihak PDAM.

"Kita tanyakan lagi ini. Katanya aor bersih cukup. Ini kok bisa umbul yang debit air kecil. Kita pertanyakan lagi,"katanya seraya mengatakan sedang rapat di badan anggaran.

Frans menjelaskan mobil tangki itu harus terus tanggap tergadap daerah-daerah yang krisis air bersih. Ia mengharapkan tidak perlu menunggu panggilan. Karena, sudah ada data daerah yang tekanan debit air yang rendah.

Frans juga berjanji akan menanyakan hal ini. Apalagi, ini terjadi cukup lama.

Sebeelumnya juga, Apriani warga Setia Negara Jalan Sisingamangaraja Kecamatan Siantar Sitalasari kecewa dengan penanganan petugas PDAM Tirtauli. Katanya, air hanya hidup sekitar pukul 10.00WIB pagi. Ia merasa petugas tidak menanggapi hal ini.

“Daerah kami Setia Negara, air harus jam 10 pagi baru hidup itu pun kecil. Entah gimana ini PDAM di Siantar ini. Masyarakat sudah mengeluh tapi tidak ditanggapi,"pungkasnya.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved