Stok Blangko e-KTP Menipis, Kadisdukcapil Karo Ajukan Permohonan 4000 Keping

Diketahui, saat ini stok blangko e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karo, sudah menurun drastis.

Stok Blangko e-KTP Menipis, Kadisdukcapil Karo Ajukan Permohonan 4000 Keping
TRIBUN MEDAN /Muhammad Nasrul
Stok Blangko e-KTP Menipis, Kadisdukcapil Karo Ajukan Permohonan 4000 Keping. Kasi perpindahan penduduk Disdukcapil Karo Deddy santara Surbakti, menunjukkan beberapa lembar blangko e-KTP yang tersedia di Disdukcapil Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Rabu (15/5/2019). Saat ini, stok blangko e-KTP di Disdukcapil Karo tinggal sekitar 200 keping.  

Stok Blangko e-KTP Menipis, Kadisdukcapil Karo Ajukan Permohonan 4000 Keping

TRIBUN-MEDAN.com- Tingginya permintaan warga untuk perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), membuat stok blangko semakin menipis.

Diketahui, saat ini stok blangko e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karo, sudah menurun drastis.

Pelaksana tugas (Plt) Kadisdukcapil Karo Drs Indra Jaya Bangun, mengungkapkan saat ini blangko kosong yang ada di Disdukcapil hanya berkisar 200 keping.

Dirinya mengaku, per tanggal 9 Mei kemarin pihaknya baru saja menerima stok blangko sebanyak 1.300 keping.

"Hari ini blangko kita tinggal 200, padahal tanggal 9 kemarin saya baru bawa 1000 keping. Tinggi memang perekaman masyarakat setiap hari," ujar Indra, saat ditemui di ruangannya, Jalan Veteran, Kabanjahe, Rabu (15/5/2019).

Indra menjelaskan, tingginya pencetakan blangko e-KTP ini juga merupakan kebutuhan masyarakat yang sebelumnya telah melakukan perekaman pada bulan Maret lalu.

AKHIRNYA Perempuan Perekam dan Penyebar Video Ancam Penggal Jokowi Ditangkap Polisi

UPDATE Kasus Mutilasi Vera Oktaria, Terduga Pelaku Prada DP Mengemis Cinta Vera hingga ke Bengkulu

Sudah Kebelet Menikah Ajay Barot Nekat Gelar Pesta Perkawinan tanpa Pengantin Wanita

IDI Buka Suara, Tanggapi Pernyataan Dokter Ani Hasibuan yang Hebohkan Publik

Dirinya mengatakan, kondisi tersebut dikarenakan bersamaan dengan proses Pemilu. Karena syarat utama menjadi pemilih, adalah memilih e-KTP.

"Dari tanggal 9 sampai sekarang ini memang banyaknya kita cetak yang sudah rekam duluan. Apalagi jelang Pemilu kemarin banyak masyarakat yang merekam," ucapnya.

Gramedia Gajah Mada Kembali Hadirkan Program Wakaf Alquran

Polda Sumut Kerahkan 1500 Personel untuk Amankan Pleno Rekapitulasi Suara KPU Tingkat Provinsi

Indra mengaku, akhir-akhir ini pihaknya menerima puluhan warga yang datang untuk merekam e-KTP.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved