UPDATE Kasus Mutilasi Vera Oktaria, Terduga Pelaku Prada DP Mengemis Cinta Vera hingga ke Bengkulu

Pihak keluarga Vera buka-bukaan tentang kisah asmara antara Vera dengan terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi, Prada DP.

UPDATE Kasus Mutilasi Vera Oktaria, Terduga Pelaku Prada DP Mengemis Cinta Vera hingga ke Bengkulu
Istimewa
Vera Oktaria dan Deri Pramana 

Namun menurut pengakuan sang ibu, keputusan anaknya itu tidak diterima baik oleh DP.

DP menjadi posesif dan kerap mencari-cari keberadaan korban. Hal ini membuat Vera sering ketakutan dan gelisah. Menurut dia, DP terlihat posesif dan cemburuan dengan Vera.

"Vera pernah cerita dengan saya, dirinya tidak mau lagi dengan DP, tetapi DP terus memaksanya. Ini karena DP sering kasar dan main tangan," katanya.

Baca: Antoine Griezmann Ucapkan Salam Perpisahan, Dirumorkan Bergabung ke Barcelona

Baca: KPU Menantang Prabowo-Sandiaga Buktikan Tudingan Kecurangan Pilpres 2019

Aksi kekerasan yang dialami Vera pun, sambung Suhartini, sering terjadi di rumahnya.

"Nah ketika anak saya cerita, saya bilang kepadanya mengapa saat itu dia (Vera-red) tidak berteriak atau menjerit. Dia bilang, “Tidak bisa mak, jujur di rumah kita ini Vera merasa aman”," katanya.

Sementara itu keterangan kakak perempuan dari Vera Oktaria, diketahui saat peristiwa nahas yang terjadi hari Rabu itu, Vera masuk kerja shift siang dan pulang malam.

Baca: Amien Rais Minta Para Pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak Lagi Gunakan Istilah People Power

Baca: Dijuluki Manusia Sejuta Dollar, Pebulu tangkis Kevin Sanjaya, dari mobil Sport, Tabungan dan Rumah

Ia sempat menelepon ponsel adiknya itu namun tidak aktif lagi. Esok harinya, ia beserta keluarganya langsung menuju ke rumah DP untuk mempertanyakan keberadaan Vera. Namun, tak ada titik terang keberadaan Vera.

"Semenjak Rabu saat Vera tidak ada kabar, besok paginya kami langsung ke rumah DP dan menanyakan Vera. Yang ada kami cuma mendapatkan jawaban dari neneknya DP bahwa tiga hari yang lalu DP juga pergi dari pendidikan dan tidak tahu keberadaannya," ujar kakak perempuan Vera, yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, hasil otopsi menunjukkan korban tidak ada berhubungan badan sebelum ditemukan tewas dalam kondisi termutilasi.

Baca: WASPADA, Komplotan Begal Beraksi dengan Cabut Kunci Sepeda Motor, VIDEO AKSINYA VIRAL. .

Baca: KIVLAN Zein Bereaksi Keras terkait Label Setan Gundul, Tegaskan Bukan Pembisik Prabowo

“Jadi sebelum dibunuh, korban ini terlebih dahulu dianiaya di bagian kepala," ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Senin (13/5/2019).

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved