Jampi-Jampinya untuk Lancarkan Transaksi Narkoba Gagal, Dukun Wisono Divonis Setahun

melanggar Pasal 131 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika karena dengan sengaja tidak melaporkan adanya tindak pidana narkotika.

Jampi-Jampinya untuk Lancarkan Transaksi Narkoba Gagal, Dukun Wisono Divonis Setahun
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Seorang dukun asal Belawan Wisono Maulana (60) divonis 1 tahun penjara usai jampi-jampinya tak ampuh menangkal transaksi kurir sabu Abu Hasyim (55) saat bertransaksi di rumahnya. 

Sedangkan, Abu Hasyim dijerat menggunakan pidana pasal 114 (2) Jo. Pasal 132 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Selama pembacaan putusan, sang dukun yang telah berumur 60 tahun tersebut hanya bisa tertunduk lesu.

Seusai persidangan keduanya tampak kompak menjawab menerima putusan dari Hakim begitu juga dengan Jaksa Suryani.

Awal mula kasus terjadi pada 1 November 2018 sekitar dimana dihubungi oleh Abu Hasyim yang mengatakan “Wis, datang kerumah ada mau datang ini orang".

"Selanjutnya dengan menggunakan angkot terdakwa Wisono berangkat ke rumah Hasyim. Setelah bertemu lalu Hasyim mengatakan Wis ini ada orang mau beli sabu, kau baca-baca dulu, biar aman," tutur Jaksa.

Selanjutnya terdakwa membaca doa dengan menggunakan Daun Sirih dan Jeruk Nipis, setelah itu terdakwa memberikan kepada Hasyim

Kemudian terdakwa Wisono melihat datang seorang perempuan yaitu Iin (Buron) menjumpai Hasyim menggunakan sepeda motor, lalu memberikan sabu.

"Selanjutnya sekitar pukul 20.30 Wib terdakwa melihat Hasyim ditemui pembeli (petugas polisi menyamar) dan menyerahkan 1 paket plastik bening tembus pandang yang berisi 98,72 gram. Lalu terdakwa yang berada 5 meter dari Hasyim turut diamankan pihak kepolisian," pungkas Jaksa Rita.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved