Pasukan Elite TNI AD dan AL Dikerahkan Tangani Rusuh Lapas Narkotika Langkat, Napi Setuju Negosiasi

Pasukan dari satuan elite Batalyon Raider TNI AD dan Batalyon Marinir TNI AL, juga dikerahkan ke Kecamatan Hinai untuk menangani kerusuhan tersebut.

Pasukan Elite TNI AD dan AL Dikerahkan Tangani Rusuh Lapas Narkotika Langkat, Napi Setuju Negosiasi
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Personel TNI dari Batalyon Raider-Marinir Siaga Pengamanan di Depan Hinai Kabupaten Langkat, Kamis (16/5/2019) malam. 

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyebut dugaan sementara kerusuhan di dalam lapas karena adanya perlakuan tak menyenangkan terhadap para napi.

"Untuk kejadian awalnya, ada seorang napi yang diduga memasukkan narkoba ke dalam Lapas. Kemudian diduga napi tersebut mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Sehingga menarik empati napi lain," ujarnya saat ditemui tribunmedan.com di lokasi kejadian.

Baca: Neymar Berjanji Tetap Bermain di PSG Asal Klubnya Mau Beli Philippe Coutinho

Baca: Video Bocah Laki-laki Pantang Menyerah Berlatih Karate Membuat Netizen Terharu

Kapolda mengatakan, petugas saat ini sedang mendata para penghuni Lapas. Belum diketahui jumlah napi yang masih berkeliaran bebas di luar.

"Sementara yang kabur itu bisa kami amankan 92 orang. Untuk pengamanannya kami sudah menempatkan anggota dan rekan-rekan dari TNI,” kata Kapolda.

Tak jauh berbeda, seorang napi bernama Anto menyebut kerusuhan berawal adanya napi yang hendak menyelundupkan sabu ke dalam Lapas. Namun, aksinya ketahuan oleh sipir atau petugas Lapas.

"Jadi si Aji (nama panggilan napi) yang diduga menyeludupkan sabu ribut dengan petugas. Dia digebuki, kalau kulihat kondisinya kasihan sekali, maaf cakap sampai keluar kotoran si Aji ini," ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Anto, napi lain yang melihat kejadian tersebut berupaya menolong Aji, dan akhirnya berujung keributan. "Kami kasihan, jadi napi lain berusaha menolong, hingga sampai terjadi keributan," ungkapnya.

Pascakerusuhan, petugas kepolisian langsung memperketat penjagaan di wilayah perbatasan. Polda Sumut juga telah berkoordinasi dengan jajaran polres dan polsek untuk melakukan razia di jalan.

Irjen Pol Agus Andrianto memastikan sudah menginstruksikan para personel mulai tingkat polres hingga polsek untuk melakukan sweeping. "Kita sudah perintahkan untuk melakukan razia di jalan dan perbatasan. Ini melibatkan personel polsek dan polres," kata Agus.

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved