Reaksi Mendagri Tjahjo Kumolo, Pihak Tolak Hasil Pilpres tapi Terima Hasil Pileg, Ini Kata Yusril

Reaksi Mendagri Tjahjo Kumolo, Pihak Tolak Hasil Pilpres tapi Terima Hasil Pileg 2019, Ini Kata Yusril

Reaksi Mendagri Tjahjo Kumolo, Pihak Tolak Hasil Pilpres tapi Terima Hasil Pileg, Ini Kata Yusril
TRIBUN MEDAN/SATIA
Reaksi Mendagri Tjahjo Kumolo, Pihak Tolak Hasil Pilpres tapi Terima Hasil Pileg 2019, Ini Kata Yusril 

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara Hendropriyono meyakini situasi Indonesia akan tetap aman dan kondusif setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pemenang pilpres pada 22 Mei mendatang.

Baca: 62 Persen ke 54 Persen, Fadli Zon Akhirnya Beri Penjelasan Klaim Angka Kemenangan Prabowo di Pilpres  

Baca: Pelaku Mutilasi Ditangkap, Polisi Belum Bisa Ungkap Identitas Mayat Dipotong, Rilis Sketsa Wajah

"Enggak ada apa-apa. Rakyat tenang saja. Saya yakin, kita semua bagaimanapun di lubuk hati di tiap kita adalah nasionalis. Masa kita enggak mau jadi bangsa Indonesia lagi, kan enggak mungkin," kata Hendropriyono usai buka puasa bersama di kediaman Ketua DPD Oesman Sapta Odang, di Jalan Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta, Rabu (15/5/2019) malam.

Hendropriyono Komentari Sikap Prabowo Tolak Penghitungan Suara KPU, Yakin tak akan Terjadi Kericuhan
Hendropriyono Komentari Sikap Prabowo Tolak Penghitungan Suara KPU, Yakin tak akan Terjadi Kericuhan (DigdayaTV)

Hal ini disampaikan Hendropriyono menanggapi sikap calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menolak hasil penghitungan suara oleh KPU.

Di sisi lain, kubu Prabowo juga sudah menyatakan tidak akan mengajukan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi.

Hendropriyono menilai, sikap Prabowo itu tak akan mempengaruhi apapun.

Ia juga meyakini tak akan terjadi kericuhan karena masyarakat akan menerima apapun yang diputuskan KPU.

Aksi people power yang disuarakan oleh sejumlah pendukung Prabowo diyakini tak akan berjalan.

"Apapun namanya, kalau mau capai kekuasaan tidak mengikuti aturan undang-undang yang berlaku dan konstitusi, itu namanya kudeta. Tapi kudeta sipil, itu enggak boleh," kata Hendropriyono.

"Kudeta sipil pun enggak pernah ada sejarahnya berhasil kecuali didukung TNI-Polri. Selama tidak didukung, maka tidak mungkin, jauh panggang dari api," kata purnawirawan Jendral TNI ini.

Baca: Pelaku Mutilasi Ditangkap, Polisi Belum Bisa Ungkap Identitas Mayat Dipotong, Rilis Sketsa Wajah

Baca: Prabowo Terkini - Yusril Ihza Mahendra Bilang Prabowo Harus Buktikan Kecurangan Pilpres di MK

Sebelumnya, Prabowo menyatakan penolakan terhadap perhitungan resmi yang dilakukan oleh KPU karena dinilai penuh kecurangan.

Sebaliknya, Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi mengklaim mereka memenangi Pilpres 2019 dengan perolehan suara 54,24 persen dan Jokowi-Maruf Amin 44,14 persen.

Perolehan suara yang diklaim hasil perhitungan internal paslon 02 itu bertolak belakang dengan hasil Situng KPU yang sudah menembus 82,68 persen data masuk.

Perhitungan KPU menunjukkan Jokowi-Maruf Amin unggul dengan 56,23 persen dan Prabowo-Sandi kalah dengan 43,77 persen.

Meski mengklaim ada kecurangan, namun Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra Raden Muhammad Syafi'i mengatakan, Prabowo-Sandi tidak akan mengajukan gugatan ke MK.  

Ia mengaku pihaknya sudah tidak percaya lagi terhadap Mahkamah Konstitusi.

Baca: Pelaku Mutilasi Ditangkap, Polisi Belum Bisa Ungkap Identitas Mayat Dipotong, Rilis Sketsa Wajah

Baca: BERITA KESEHATAN: Manfaat Lemon bagi Kesehatan Selain Kaya Vitamin C, Meredakan Radang Tenggorokan

Baca: KISAH HARU Pasangan Siswa-Siswi Kecelakaan, Irene Tewas, Pacar Sekarat Gegara Konvoi Kelulusan

Baca: Jenderal TNI Benny Moerdani Dibentak Bintara dan Kisah Positif 2 Jenderal Ditilang Polisi, Reaksinya  

Reaksi Mendagri Tjahjo Kumolo, Pihak Tolak Hasil Pilpres tapi Terima Hasil Pileg 2019, Ini Kata Yusril

tautan asal kompas  dan Komentar HendropriyonoTAUTAN TRIBUNNEWS: Mendagri  

Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved