Dibangun di Pakam, Masjid Berbentuk Lafaz Allah Ini Sudah Bisa Dipakai

Ini merupakan hari pertama masjid dipergunakan untuk salat berjamaah setelah dibangun Pemkab Deliserdang

Dibangun di Pakam, Masjid Berbentuk Lafaz Allah Ini Sudah Bisa Dipakai
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Para jemaah salat jumat mendengarkan khotbah sebelum pelaksanaan salat jumat di Masjid Al Ikhlas yang berada di samping kantor DPRD Deliserdang, (16/5/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com- Ratusan jamaah memadati masjid Al Ikhlas yang berada di samping kantor DPRD Deliserdang melaksanakan ibadah salat Jumat.

Ini merupakan hari pertama masjid dipergunakan untuk salat berjamaah setelah dibangun Pemkab Deliserdang sejak tahun 2017.

Selain pegawai di lingkungan Pemkab Deliserdang para jamaahnya juga sebagian besar adalah para pelajar MTS dan MAN 2 Lubukpakam.

Pada hari pertama ini Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan juga ikut menjadi jemaah.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Khairum Rizal menyebut hingga saat ini masjid ini masih dalam tahapan pembangunan. 

Meski untuk bangunan fisik sudah selesai namun terus untuk disempurnakan.

Jika pada saat ini kesejukan di dalam ruangan masih di karenakan hembusan angin dari luar bangunan namun kedepannya masjid ini akan dipasangi AC. Karena tidak ingin debu dari luar khususnya dari jalan lintas masuk, masjid akan dipasang kaca.

"Jadi untuk 2019 ini masih terus kita tampung di APBD. Masjid ini memang mau kita targetkan untuk jadi Icon Deliserdang,"  Kata Khairum juga merupakan Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Meski suara sound sudah lumayan bagus namun kedepan Pemkab akan mendatangkan konsultan agar suara audio di dalam bisa merata dan terdengar bagus dari yang saat ini. Untuk bagian luar akan dibangun air mancur dan taman yang akan menambah keindahan masjid. Informasi yang dikumpulkan hingga saat ini pembangunan masjid ini sudah mencapai Rp 24 milyar lebih. Karena terus dilakukan pengembangan biaya tambahan pada tahun ini terus ditampung kembali di APBD Deliserdang.

Masjid Al Ikhlas ini dibangun dengan bentuk berlafaz Allah. Bentuknya ini yang membuat dan membedakan masjid ini berbeda dengan masjid lainnya.

Meski banyak masjid yang biaya pembangunannya lebih besar dari masjid ini namun masjid ini yang kini menjadi satu-satunya masjid yang bentuknya berlafaz Allah.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved