Ramadhan 1440 H

Kharisma Abdurachman Kangen Dengar Suara Azan saat Hidup di Denmark, Puasa Bisa 20 Jam Sehari

Beda puasa di Indonesia dan di sini adalah di sini kita tidak pernah mendengar suara Azan dan waktu puasanya yang panjang,

Kharisma Abdurachman Kangen Dengar Suara Azan saat Hidup di Denmark, Puasa Bisa 20 Jam Sehari
Tribun Medan /Kharisma Abdurachman
Kharisma Abdurachman Kangen Dengar Suara Azan saat Hidup di Denmark, Puasa Bisa 20 Jam Sehari. Aris bersama teman-temannya yang ada di Denmark. 

Kharisma Abdurachman Kangen Dengar Suara Azan saat Hidup di Denmark, Puasa Bisa 20 Jam Sehari

Beda puasa di Indonesia dan di sini adalah di sini kita tidak pernah mendengar suara Azan dan waktu puasanya yang panjang

TRIBUN-MEDAN.com-Suara Azan menjadi hal yang paling dirindukan oleh Kharisma Abdurachman sejak empat tahun menjalankan ibadah puasa di Nørrebro, Copenhagen, Denmark.

Padahal daerah tempat ia tinggal merupakan kawasan muslim atau banyak ditinggali orang-orang muslim dan dekat dengan masjid, hanya saja memang tidak pernah kedengaran suara Azan.

“Beda puasa di Indonesia dan di sini adalah di sini kita tidak pernah mendengar suara Azan dan waktu puasanya yang panjang,” ujar Pria yang akrab disapa Aris ini kepada Tribun, Minggu (19/5/2019).

Pria asal Bandung ini menuturkan, di sana menjalankan ibadah puasa selama 20 jam, bahkan saat summer atau musim panas bisa berpuasa selama 21 jam.

“Jadi buka puasa di sini, subuh pukul 3.15 dan buka puasa pukul 21.00 hingga 21.30. Terus Salat Tarawihnya pukul 01.00,” ujar pria yang berprofesi sebagai koki di Kiin Kiin Restaurant tersebut.

 

Bayu Tri Sanjaya Tetap Pede Lawan Tim di Wilayah Barat, Tak Gentar Nama Besar Sriwijaya FC

Bela Kampung Halaman, Atlet Voli Annisa Dwi Targetkan Labuhanbatu Tembus Final di Porprov Sumut 2019

Senpi Meletus 5 Kali saat Polisi Tangkap Pelaku Diduga Begal di Lampu Merah, Kejadian Terekam CCTV

Walau begitu, ia tetap semangat menjalankan ibadah puasa dan tetap menyambut Ramadan dengan suka cita.

“Kalau sahur saya masak sendiri, kadang juga sahur dengan teman-teman orang Indonesia yang muslim di apartemennya, kadang juga buka puasa di tempat kerja bareng teman-teman yang muslim,” jelasnya.

 

Jelang 22 Mei 2019 - Pak Jenggot Mampu Rakit Bom Berdaya Ledak Besar, Ini Barang Bukti Temuan Polisi

Mengenal Bahan Cincin Perdana Menteri Wanita yang Dijuluki Iron Lady (Wanita Besi)

Warga Binjai Temukan Mayat Bayi Perempuan di Dalam Plastik Kresek Kuning Tergantung di Kandang Ayam

Ia menerangkan, menu makanan yang disantap dan favorit saat sahur dan berbuka puasa tetap menu-menu khas Indonesia seperti teh manis, kolak, buah hingga gorengan yang disediakan dan dibuat sendiri.

Halaman
12
Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved