Edisi Eksklusif

Suara Edward Hutabarat Raib hingga Boydo Panjaitan Diculik, Apa yang Terjadi pada Pemilu di Medan?

Politisi PDIP, sekaligus Caleg DPRD Medan Dapil 1, Edward Hutabarat, mengaku kecewa dengan panitia pemungutan suara di Kecamatan Medan Helvetia

Suara Edward Hutabarat Raib hingga Boydo Panjaitan Diculik, Apa yang Terjadi pada Pemilu di Medan?
Tribun Medan
Kolase foto Edward Hutabarat dan Boydo Panjaitan 

TRIBUN-MEDAN.Com, MEDAN - Politisi PDIP, sekaligus Caleg DPRD Medan Dapil 1, Edward Hutabarat, mengaku kecewa dengan panitia pemungutan suara di Kecamatan Medan Helvetia.

Bebincang dengan www.tribun-medan.com, Edward menyebut sekitar 3.000 suara di kecamatan itu raib.

Berdasarkan suara dari lembaran surat C1 hingga lembaran DA1, hasil perhitungan plano suara untuk Edward Hutabarat di Kecamatan Medan Helvetia berjumlah 4.923 suara.

Namun berubah saat DA 1 dicetak oleh Panitia Pemilu Pemilihan Kecamatan (PPK) Helvetia mejadi 1923 suara.

Pencurian suara ini tampaknya berbuntut panjang.

Anggota DPRD Medan Boydo Panjaitan diculik dan dianiaya.

Motifnya diduga kuat berkaitan dengan pencurian suara Edward Hutabarat.

Lantas, ke mana perginya suara yang hilang tersebut?

Bagaimana modus pencurian suara?

Bagaimana pula kaitannya dengan kasus Boydo Panjaitan?

Baca Berita Eksklusif Tribun Medan Edisi Senin (20/5/2019)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved