Jokowi Bereaksi Terkait Aksi People Power 22 Mei, Tak Gentar Ancaman Kepung Istana Negara

Menurut Joko Widodo, jika ditemukan kecurangan dalam Pemilu 2019, pihak yang merasa dirugikan dipersilakan melapor ke Bawaslu.

Jokowi Bereaksi Terkait Aksi People Power 22 Mei, Tak Gentar Ancaman Kepung Istana Negara
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Jokowi Wanti-wanti Tutup Lembaga yang Tidak Efisien, Bikin Pemborosan Anggaran. Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) melakukan kampanye terbuka dan Apel Akbar Kesetiaan Buruh Tegak Lurus untuk Jokowi di Bale Rame Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019). Pasangan Jokowi-Maruf Amin menargetkan perolehan suara di Jawa Barat sebesar 60 persen. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan) 

TRIBUN-MEDAN.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, menanggapi pernyataan Amien Rais soal gerakan "people power".

Ketua Dewan Kehormatan Partai PAN, Amien Rais, mengatakan akan menggerakkan massa yang disebutnya sebagai "people power" jika terjadi kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

Pernyataan soal people power pernah dilontarkan Amien Raissaat berunjuk rasa di kantor KPU RI.

Ucapan people power Amien Rais menimbulkan banyak reaksi sejumlah pihak, hingga Joko Widodo alias Jokowi angkat bicara.

Melansir Kompas TV, menanggapi people power, Jokowi menyatakan bahwa tidak perlu menakut-nakuti rakyat dan juga pemerintah.

Menurut Joko Widodo, jika ditemukan kecurangan dalam Pemilu 2019, pihak yang merasa dirugikan dipersilakan melapor ke Bawaslu.

Jika ada unsur pidana dalam Pemilu 2019, imbuhnya, silakan untuk melapor ke polisi. 

Menurut Joko Widodo semua itu sudah ada mekanismenya, undang-undangnya, dan aturan hukumnya.

"Jangan menekan dengan cara menakut-nakuti rakyat, menakut-nakuti pemerintah, semua itu ada mekanismenya, ada undang-undangnya, ada aturan hukumnya," ujar Jokowi dikutip dari Kompas TV.

"Kalau ada kecurangan silakan dilaporkan ke Bawaslu, kalau ada unsur pidana laporkan ke polisi, mekanismenya itu. Ini pesta demokrasi," kata Joko Widodo. 

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved