Badan Narkotika Nasional Ungkap Sebanyak 256.000 Warga Sumut Terpapar Narkoba

Di Balai Rehabilitasi bagi pecandu narkoba di Lubuk Pakam, menurut Atrial, ada empat orang yang berumur 11-14 tahun sudah menjadi pencandu narkoba.

Badan Narkotika Nasional Ungkap Sebanyak 256.000 Warga Sumut Terpapar Narkoba
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas BNN Sumut memusnahkan barang bukti narkotika dengan cara dibakar di Kantor BNN Sumatera Utara, Medan, Rabu (8/5/2019). BNN Sumut memusnahkan sebanyak 18,5 Kg sabu, 1.857 pil ekstasi dan 312 pil Happy Five dari sejumlah kasus dengan delapan orang tersangka. 

TRIBUN-MEDAN.com - Badan Nasional Narkotika Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) mencatat sebanyak 256.000 masyarakat di Sumatera Utara terpapar oleh narkoba, mulai dari yang mencoba hingga kecanduan.

Kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol Atrial mengatakannya dalam siaran pers di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) B Kuala Namu, Selasa (21/5/2019). 

Menurutnya, dalam survey prevalensi pengguna narkotika 2017, secara nasional sebanyak 3,7 juta jiwa masyarakat Indonesia terpapar narkotika.

"Survei prevalensi di tahun yang sama, 256.000 masyarakat Sumut terpapar narkoba. Baik yang coba-coba atau yang kecanduan," katanya.

Selama ini, pemberitaan mengenai peredaran narkoba selalu muncul setiap hari. Hal tersebut sangat mengkhawatirkan mengingat di BNNP Sumut sendiri, setiap hari juga menerima laporan masyarakat tentang peredaran dan penggunaan narkoba.

Menurutnya, saat ini tidak ada satupun desa yang bebas dari narkoba.

Badan dunia urusan narkotika atau United Nations Office on Drugs and Crime(UNODC) menyebutkan saat ini terdapat 803 jenis narkotika baru dan 72 di antaranya sudah terdeteksi beredar di Indonesia baik oleh laboratorium BNNataupun Polri.

Dan dari 72 jenis narkoba tersebut, baru 66 yang masuk dalam Permenkes atau lampiran UU No 35 tentang narkotika.

"Karena itu kita berharap kita semua lebih teliti lagi," katanya.

Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Atrial (kanan) menunjukkan barang bukti narkotika dengan cara dibakar di Kantor BNN Sumatera Utara, Medan, Rabu (8/5/2019). BNN Sumut memusnahkan sebanyak 18,5 Kg sabu, 1.857 pil ekstasi dan 312 pil Happy Five dari sejumlah kasus dengan delapan orang tersangka.
Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Atrial (kanan) menunjukkan barang bukti narkotika dengan cara dibakar di Kantor BNN Sumatera Utara, Medan, Rabu (8/5/2019). BNN Sumut memusnahkan sebanyak 18,5 Kg sabu, 1.857 pil ekstasi dan 312 pil Happy Five dari sejumlah kasus dengan delapan orang tersangka. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Maraknya peredaran narkoba tidak lepas dari letak geografis yang rawan karena berbatasan langsung dengan Malaysia, yaitu Aceh, Sumut, Riau, Jambi, dan Palembang

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved