Dewi Budiati Tak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Makar

Dewi Budiati tidak menghadiri panggilan penyidik di Unit 4 Subdit I/TP Kamneg DitKrimum Polda Sumut sebagai saksi kasus dugaan makar.

Dewi Budiati Tak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Makar
Facebook.com/Dewi Budiati Teruna
Dewi Budiati 

TRIBUN-MEDAN.com - Dewi Budiati tidak menghadiri panggilan penyidik di Unit 4 Subdit I/TP Kamneg DitKrimum Polda Sumut sebagai saksi kasus dugaan makar.

Dugaan makar yang dilakukan oleh Dewi sesuai Laporan Polisi (LP) Nomor : LP/659/V/2019/Sumut/SPKT I/Tanggal 8 Mei 2019.

"Yang bersangkutan tidak indahkan panggilan Polda Sumut," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Selasa (21/5/2019).

Nainggolan menyatakan yang datang hanya kuasa hukum dari Dewi Budianto.

"Kami memanggil yang bersangkutan masih sebagai saksi,"ujarnya.

Nainggolan menjelaskan, Dewi diminta datang ke Polda Sumut untuk didengar keterangannya sebagai saksi dalam perkara pidana makar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 dan atau Pasal 110 dan Pasal 160 KUHPidana

"Jadi, Dewi Budiati diduga telah berbuat makar yang terjadi pada hari Sabtu (4/5/2019) di Masjid Raya Al-Mashun, Jalan Sisingamangaraja No. 61 Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota," ujarnya.

Dewi Budiati dikenal sebagai aktivis lingkungan, sosial, dan politik. 

Pada Pemilu 2019, Dewi menjabat sebagai Ketua Prabowo-Sandiaga Uno Sumatera Utara (Prabu Sutra)

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved