Saksi BPN Singgung Kapolda Sumut, Tolak Tanda Tangani Hasil Rekapitulasi Suara Pilpres dari Sumut

Saksi BPN Prabowo-Sandiaga sebut Kapolda Sumatera Utara seakan menjadi tim sukses pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.

Saksi BPN Singgung Kapolda Sumut, Tolak Tanda Tangani Hasil Rekapitulasi Suara Pilpres dari Sumut
TRIBUN MEDAN/FATAH BAGINDA GORBY SIREGAR
Suasana rekapitulasi dan pleno penghitungan suara KPU Sumut tuntas jelang tengah malam, Minggu (19/5/2019). 

Sementara itu, kawasan sekitar Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat juga tampak dijaga aparat kepolisian. Seperti di perempatan terdekat kantor KPU, terlihat aparat kepolisian berjaga dan sesekali berkeliling.

Kendaraan taktis (rantis) semisal Barracuda 4x4 yang terbalut lapisan baja tebal 8 mm, mampu menahan terjangan proyektil peluru kaliber 7,62 mm, dan pecahan granat.

Kaca bagian depan dan samping juga mampu menahan terjangan kekuatan balistik, dengan tebal 4 mm.

Selain itu terdapat pula rantis berjenis Water cannon DWC6500 yang punya fungsi utama menembakkan air bertekanan tinggi.

Truk ini juga punya bodi baja yang anti peluru dan ban anti ranjau.

Sementara bagi mereka yang mau masuk ke kantor KPU, juga diperketat dengan dua kali tahap pemeriksaan.

Mereka diharuskan melewati pemeriksaan barang bawaan. Kemudian setelahnya, yang bersangkutan harus melalui gate metal detector serta pengecekan badan.

Di bagian area dalam kantor KPU, ditempatkan sejumlah kelompok personel keamanan gabungan dari TNI-Polri.

Mereka tersebar mulai dari halaman parkir kantor KPU, sudut-sudut bagian luar halaman, hingga bagian dalam lantai 2 gedung.

Sebanyak 32.000 personel gabungan TNI-Polri disebut akan dikerahkan untuk mengamankan KPU, Bawaslu dan sejumlah obyek vital nasional lainnya.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved