Seorang Guru PNS Ditangkap Polisi Sebar Undangan Pengeboman Massal di Jakarta 22 Mei

Seorang guru PNS di Kabupaten Garut berinisial AS (45), diamankan aparat kepolisian Polres Garut setelah kedapatan

Seorang Guru PNS Ditangkap Polisi Sebar Undangan Pengeboman Massal di Jakarta 22 Mei
KOMPAS.com/ARI MAULANA KARANG
Guru PNS AS (bertopi) sebelum memberikan keterangan pers di Mapolres Garut, Selasa (21/5/2019). AS dotangkap karena menyebarkan pesan pengeboman massal di Jakarta via WhatsApp. 

Hal ini bisa dilakukan karena pelaku dijerat pasal berlapis mulai dari UU ITE hingga UU Terorisme dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

“Kalau pidana biasa, hanya satu hari masa penahanan, kalau kasus terorisme, bisa sampai 7 hari,” tegasnya.

Baca juga: Dituduh Merekam Video Ancam Penggal Jokowi, Agnes Maafkan Netizen

Budi mengaku, pihaknya masih melakukan penelusuran pembuat pesan yang dibagikan oleh AS. Pihaknya pun menelusuri sebuah alamat di Jakarta yang disebut sebagai tempat penyimpanan bahan peledakan.

Pesan yang disebar oleh AS sendiri, tidak secara jelas menyebutkan lokasi pengeboman. Namun, pesan tersebut jelas menyebut nama Jakarta sebagai target pengeboman. 

Pesan whatsapp yang disebar guru AS
Pesan whatsapp yang disebar guru AS(KOMPAS.com/ARI MAULANA KARANG)

Berikut isi selengkapnya pesan WhatsApp yang disebarkan AS: 

MARI HANCURKAN PERUSAK NKRI

UNDANGAN PENGEBOMAN MASSAL DI JAKARTA !!!

PERANG BADHAR DILAKUKAN KETIKA RAMADHAN, MARI KITA BERPERANG DI BULAN RAMADHAN INI, INGAT TANGGAL 21-22 MEI !!!

CATATAN :

Bagi yang ingin membantu jihad kami, dapat datang ke Jl HOS Cokroaminoto Nomor 91 Menteng, Jakarta untuk mengambil peralatan peledakan (jangan membawa antum)

#2019PrabowoHarusPresiden

#KPUCurang

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Guru PNS yang Sebar Undangan Pengeboman Massal di Jakarta pada 22 Mei Diamankan"

 

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved