Ancaman Culik dan Bunuh Sasar Wiranto, Luhut, Kapolri, dan Anggota DPR Adian Napitupulu

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, melaporkan ancaman penculikan dan pembunuhan ke Bareskrim Polri.

Ancaman Culik dan Bunuh Sasar Wiranto, Luhut, Kapolri, dan Anggota DPR Adian Napitupulu
istimewa
Kolase Tito, Luhut, Wiranto, Adian Napitupulu 

TRIBUN MEDAN.com - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, melaporkan ancaman penculikan dan pembunuhan ke Bareskrim Polri. Ancaman itu diterima Adian lewat pesan singkat dan media sosial.

Mantan aktivis 1998 tersebut mengaku diancam akan diculik hingga akan dibunuh.

Menurut Adian, ancaman itu bukan cuma ditujukan kepada dirinya.

Pejabat lain yang juga disasar ancaman culik dan bunuh adalah Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menko Kemaritiman Jenderal (Purn) Luhut Panjaitan, dan Menkopolhukam Jenderal (Purn) Wiranto.

Baca: WHATSAPP Down setelah Akses Dibatasi di 22 Mei, Simak Cara Mudah Mengatasi bila Error Mendadak

Baca: UPDATE Kasus Pembunuhan di GBI - Pelaku Beberkan Motifnya Tegas Habisi Istri Feri Fadli

Baca: Ribuan Polisi Nyanyikan Yel-yel, Perlihatkan Jiwa Korsa saat Amankan Massa Menolak Hasil Pemilu

"Ancaman-ancaman penculikan, pembunuhan. Yang diancam tidak cuma saya, ada Pak Tito, Pak Luhut, Pak Wiranto. Jadi satu anggota DPR, dua menteri, Kapolri yang diancam," ujar Adian di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019).

Ia menjelaskan bahwa ancaman itu diterima melalui beragam media sosial seperti di WhatsApp dan Facebook. Ada pula ancaman melalui SMS.

Adian mengatakan, jumlah pesan ancaman yang diterimanya meningkat selama tiga hari belakangan.

Adian menduga ancaman tersebut ia terima lantaran sangat vokal menyatakan dukungan kepada Presiden Joko Widodo.

Baca: AKSI 22 Mei - Barang Bukti Rekaman Rencana Aksi Kerusuhan Ditemukan, Sajam dan Molotov Diamankan

Baca: Mama Muda Dicekik Dengan Kawat hingga Tewas, Pelaku Mengaku Marah Karena Dibohongi

"Nomor-nomor telepon pengirim dan akun-akun pengirim ancaman sudah saya laporkan semua. Terbaru tadi (Rabu) pagi baru terima ancaman lagi," ucapnya.

Ia pun menyayangkan lantaran pandangan berbeda membuatnya menerima ancaman.

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved