Jubir BPN Dahnil : Buat Apa Bayar Pajak Motor, Kalau Prabowo Tak Jadi Presiden? Ngaku Akun Dibajak

juru bicara BKN Dahnil Anzar Simanjuntak yang mengembar-gemborkan untuk menolak bayar pajak, jika Prabowo tidak menjadi presiden.

Jubir BPN Dahnil : Buat Apa Bayar Pajak Motor, Kalau Prabowo Tak Jadi Presiden? Ngaku Akun Dibajak
KOMPAS.com / DANI PRABOWO
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak 

TRIBUN-MEDAN.com - Penolakan terhadap kemenangan terhadap pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin semakin gencar dihembuskan oleh tim Badan Kemenangan Nasional (BKN) pasangan 02 Prabowo-Sandi.

Kali ini disampaikan juru bicara BKN Dahnil Anzar Simanjuntak yang mengembar-gemborkan untuk menolak bayar pajak, jika Prabowo tidak menjadi presiden.

"Buat Apa Bayar Pajak Motor Kalau Prabowo Tidak Jadi Presiden ?? Masa saya harus bayar pajak ke pemerintahan rezim china ? #AyoHindariPajakMotor," cuit Dahnil A Simanjuntak dalam akun Twitternya.

Dia juga meminta untuk tidak menganggap remeh anak vespa sarungan. 

Bahkan dia juga menulis, nada yang tidak patut dicontoh, kalau naik motor gak perlu pakai helm. Cukup pakai peci sebagai pelindung kepala.

"Jangan Anggap Remeh Anak Vespa Sarungan , Jadi Buat apa bayar pajak ? Naik Motor Juga Ga perlu pakai helm, cukup peci melindungi kepala."

"Peci lebih sakti daripada helm. Petugas akan takut dengan pengendara bersarung," tulisnya dalam cuitannya.

Belakangan diketahui postingan dalam akun Twitter Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku dibajak.

Baca: Cuit di Twitter: Buat Apa Bayar Pajak Motor, Kalau Prabowo Tak Jadi Presiden, Akun Dahnil Diretas

Halaman
123
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved