Respons Wiranto Ketika Prabowo Imbau Pendukungnya Hindari Kekerasan

Wiranto memuji imbauan yang disampaikan Prabowo itu sejalan dengan pesan persatuan yang sebelumnya disampaikan Presiden Joko Widodo.

Respons Wiranto Ketika Prabowo Imbau Pendukungnya Hindari Kekerasan
TRIBUNNEWS.COM
Foto Calon Presiden Prabowo Subianto Pilpres 2014 dan Mantan Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima ABRI yang kini menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Hanura, Wiranto 

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan  Wiranto berharap seruan calon presiden Prabowo Subianto untuk menghindari kekerasan dan taat hukum bisa didengar oleh para pendukungnya.

"Kalau itu dilaksanakan, saya hormat betul kepada beliau," kata Wiranto dalam sebuah video yang dirilis tim media Kemenko Polhukam, Jumat (24/5/2019) pagi.

Dalam video yang diambil saat sahur Jumat dini hari itu, Wiranto tengah berbincang dengan sejumlah orang. Mantan Panglima ABRI itu ditanya soal imbauan Prabowo kepada para pendukungnya.

Wiranto memuji imbauan yang disampaikan Prabowo itu sejalan dengan pesan persatuan yang sebelumnya disampaikan Presiden Joko Widodo.

Ia juga sepakat dengan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudoyono yang menyebut bahwa nama Prabowo bisa tercatat secara baik dalam sejarah demokrasi Indonesia.

"Namun, kita lihat nanti kalau seandainya masih ada niatan dari para pendukungnya, pengikutnya, untuk melakukan aksi-aksi yang anarkis, seperti yang terjadi kemarin itu, yang paling bertanggung jawab untuk menghentikan itu hanya sang pemimpin, Pak Prabowo sendiri," ujar Wiranto.

"Tentu kita mengharapkan bahwa para pengikut beliau, pendukung beliau, ya mematuhi apa yang diinstruksikan Pak Prabowo. Karena itu, akan membangun suatu suasana yang damai suasana tenang, terutama di bulan suci Ramadan, agar para pemeluk agama Islam yang sekarang melaksanakan ibadah puas dapat melaksanakannya dengan baik," tambah dia.

Prabowo Imbau Pendukungnya Akhiri Aksi, Pulang dan Istirahat

Sebelumnya calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto meminta aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019 pada Rabu (22/5/2019) diakhiri.

Permintaan itu ia sampaikan melalui video berdurasi 2 menit 20 detik yang diunggah melalui akun Twitternya @ prabowo, Rabu, pukul 23.22 WIB.

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved