Ngakunya Anak Geng Motor tapi Saat Ketangkap Warga yang Malah Nangis Kejer, Tonton Videonya

Tidak hanya konvoi tapi gengster motor melakukan tindakan anarkis dengan membawa senjata tajam saat aksinya.

Ngakunya Anak Geng Motor tapi Saat Ketangkap Warga yang Malah Nangis Kejer, Tonton Videonya
TRIBUN MEDAN/Facebook Yuni Rusmini
Ngakunya Anak Geng Motor tapi Saat Ketangkap Warga yang Malah Nangis Kejer, Tonton Videonya. Ilustrasi. 

Ngakunya Anak Geng Motor tapi Saat Ketangkap Warga yang Malah Nangis Kejer, Tonton Videonya

TRIBUN-MEDAN.com-Bulan puasa kerap jadi ajang kebrutalan gengstermotor.

Setelah jam 8 malam para gengster motor melakukan konvoi keliling kota hingga waktu Subuh.

Tidak hanya konvoi tapi gengster motor melakukan tindakan anarkis dengan membawa senjata tajam saat aksinya.

Aksi dari gengster belakangan ini semakin meresahkan warga.

Masyarakat menjadi takut dengan teror gengster yang selalu membawa senjata tajam dalam setiap aksinya.

Ada beberapa korban meninggal dunia akibat ulah gengster yang makin merajalela.

Karena itu, kepolisian belakangan giat melakukan patroli di jalan raya.

Bukan cuma polisi, warga juga berjaga-jaga dan mengincar gengster di jalanan.

Bahkan di flyover Jatibaru, Tanah Abang, bentrokan warga dengan gengster enggak terhindarkan.

Petasan, kembang api dan berbagai macam senjata tajam dikeluarkan dan saling serang antara warga dengan gengster.

Karena dinilai sudah kelewat batas, warga marah dan melakukan sweeping.

 Jumat (17/5/2019) kemarin pada tengah malam, warga bergerak ke jalan raya Lenteng Agung, depan Universitas Pancasila Jakarta Selatan.

Puluhan orang nampak berlari mengejar gerombolan gengster yang hendak melakukan aksinya.

Panik, gerombolan gengster langsung tancap gas, tapi satu motor dengan tiga orang tersungkur di aspal usai ditarik warga.

Tanpa ampun, gengster dipukuli dan diinjak-injak di tengah jalanan yang gelap.

Enggak ada perlawanan dari gengster yang ada malah menangis ketakutan.

Massa terus memukul sambil menendang ke arah gengster itu.

Gengster atau geng motor yang meresahkan bisa diancam dengan pasal 489.

Kenakalan terhadap orang atau barang yang dapat menimbulkan bahaya, kerugian atau kesusahan, diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah.

Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama, pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari.

Simak videonya di bawah ini:

Artikel ini sudah terbit di Grid motor id dengan judul Kocak Nih, Katanya Gengster Motor Ketangkap Warga Malah Nangis

Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Gridmotor.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved