Ops Ketupat Toba, Polisi Siagakan 7.760 Personel Amankan Situasi Jelang Lebaran

Operasi Ketupat Toba ini dilakukan agar terjaminnya rasa aman warga masyarakat Sumut dan Kota Medan

Ops Ketupat Toba, Polisi Siagakan 7.760 Personel Amankan Situasi Jelang Lebaran
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi Daerah (Polda) Sumut akan menggelar operasi ketupat Toba pada 29 Mei sampai 10 Juni.

"Operasi ini akan dilakukan selama 13 hari,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Minggu (26/5/2019).

Ia mengatakan Operasi Ketupat Toba ini dilakukan agar terjaminnya rasa aman warga masyarakat Sumut dan Kota Medan dalam menjalankan ibadah dan hari Raya Idul Fitri 1440H.

"Begitu juga dengan arus mudik dan arus balik. Semoga tertib dan lancar,"ujarnya.

Adapun sasaran dalam kegiatan Ops Ketupat Toba, akunya, potensi gangguan yang meliputi peningkatan arus lalu lintas menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

"Perubahan cuaca juga dapat menimbulkan bencana alam seperti banjir, longsor dan kebakaran,"katanya.

Kemudian, sambungnya, Ambang gangguan seperti kebut-kebutan, tawuran antar desa, warung / rumah makan yang buka siang hari, sweeping ormas, salat tarawih, buka puasa, ngabuburit dan sahur.

"Kita juga mengantisipasi teror bom, curanmor, Curas, pencurian rumah kosong, lakalantas, bencana alam dan narkoba,"jelas mantan Wakapolrestabes Medan ini.

Mengenai kekuatan personel yang dikerahkan dalam Ops Ketupat Toba 2019, ia mengaku untuk mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1440 H mengerahkan 7.760 personel.

"538 di antaranya dari Polda Sumut dan 7222 personel dari satuan tugas wilayah,"terangnya.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved