Pengakuan Andri Bibir Seret Koordinator Relawan IT BPN, Twit Hoaks Remaja Tewas Dipukuli Brimob

Andri sudah diberi lihat video yang viral itu oleh polisi yang memeriksanya.Ia membenarkan yang ada dalam video itu adalah dirinya.

Pengakuan Andri Bibir Seret Koordinator Relawan IT BPN, Twit Hoaks Remaja Tewas Dipukuli Brimob
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Pengakuan Andri Bibir Seret Koordinator Relawan IT BPN, Twit Hoaks Remaja Tewas Dipukuli Brimob . Andri Bibir, pelaku kerusuhan 22 Mei, saat dihadirkan dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Sabtu (25/5/2019). 

"Innalillahi-wainnailaihi-raajiuun. Sy dikabari, anak bernama Harun (15) warga Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat Syahid hari ini. Semoga Almarhum ditempatkan di tempat yg terbaik disisi Allah SWT, Amiiiin YRA".

Cuitan itu merujuk peristiwa pemukulan aparat terhadap seseorang di di Masjid Al-Huda, di Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pegiat media sosial, Mustofa Nahrawardaya Usai diperiksa penyelidik Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Kamis (1/11/2018).

Mustofa Nahrawardaya Usai diperiksa penyelidik Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Kamis (1/11/2018).(Reza Jurnaliston)

Belakangan kepolisian menyebut yang menjadi korban pemukulan adalah seorang pria bernama alias Andri Bibir, 30 tahun.

Andri, yang ditetapkan sebagai tersangka kerusuhan 22 Mei bersama 10 tersangka lain, dihadirkan kepolisian dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Sabtu (25/5) siang.

Mereka disangka polisi melakukan provokasi untuk membuat kerusuhan.

"Ketika menjelang malam, provokasi sudah didesain perusuh, mulai antara lain benda keras, batu, paving block, petasan, serta macam barang bukti kami hadirkan.

Ada bambu sudah dipersiapkan settingan kelompok tersebut, demo yang tadinya damai menjadi rusuh," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Andri berperan mengumpulkan batu agar diberikan kepada perusuh untuk melempari aparat kepolisian.

"Ini prakarsa orang dalam satu area, salah satunya saudara A atau Andri Bibir.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved