News Video

Rekam Jejak Bambang Widjojanto, Segudang Prestasi hingga Pendiri KontraS dan ICW

Nama Bambang Widjojanto mulai banyak digaungkan setelah ditetapkan sebagai Ketua Tim Hukum BPN Prabowo- Sandi

Rekam Jejak Bambang Widjojanto, Segudang Prestasi hingga Pendiri KontraS dan ICW
Tribunnews/Jeprima
Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Hashim Djojohadikusumo bersama Ketua Tim Kuasa Hukum BPN Bambang Widjajanto dan Kuasa Hukum BPN Denny Indrayana saat menyerahkan berkas gugatan sengketa Pemilu 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). Gugatan dilakukan oleh Tim BPN Prabowo Sandi ke MK karena pihaknya mengikuti koridor hukum. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Belakangan ini nama Bambang Widjojanto mulai banyak digaungkan.

Ia didaulat sebagai Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Lantas bagaimana rekam karirnya?

Tonton video kolasenya

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Mahfud MD Ungkap Sikap Prabowo Berubah, Penyebabnya Kondisi Kubu 02 yang Tidak Solid Lagi

MAHFUD MD Sebut Potensi Kemenangan yang Sama antara Jokowi dan Prabowo di Mahkamah Konstitusi

PRABOWO Masih Mungkin Menang di Pilpres 2019, Eks Ketua Mahkamah Konstitusi Beri Penjelasan

Karier Bambang Widjojanto bermula ketika ia bergabung dengan beberapa Lembaga Bantuan Hukum (LBH) seperti LBH Jakarta dan LBH Jayapura (1986 – 1993).

Pada tahun 1995 sampai 2000, Bambang Widjojanto menjadi Dewan Pengurus Yayasan LBG Indonesia menggantikan Adnan Buyung Nasution.

Bambang Widjojanto juga tercatat ikut mendirikan beberapa lembaga seperti Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN), Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak kekerasan (Kontras), dan Indonesian Corruption Watch (ICW).

Selain menekuni bidang hukum sebagai advokat, Bambang Widjojanto juga dikenal sebagai aktivis HAM.

Ketika di Kontras, bersama almarhum Munir ia menangani beberapa kasus pelanggaran HAM seperti kasus Tanjung Priok dan kasus pelanggaran HAM di Papua.

Halaman
123
Editor: Hendrik Naipospos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved