Dua Pelaku Perampokan Mobil Rental Ditembak Polisi karena Melawan, Modus Sewa dan Ancam Bunuh Supir

Pasalnya, betis kanan dan kiri keduanya ditembak oleh petugas gabungan dari Sat Reskrim Polres Asahan dan Polsek Prapat

Dua Pelaku Perampokan Mobil Rental Ditembak Polisi karena Melawan, Modus Sewa dan Ancam Bunuh Supir
Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
Dua Pelaku Perampokan Mobil Rental Ditembak Polisi karena Melawan, Modus Sewa dan Ancam Bunuh Supir. Kedua tersangka pencurian dengan kekerasan mobil rental, Suhardi dan Zainal saat menjalani perawatan di RSU H Abdul Manan Simatupang, Kisaran pascatertembak oleh petugas gabungan Senin (27/5/2019). 

Dua Pelaku Perampokan Mobil Rental Ditembak Polisi karena Melawan, Modus Sewa dan Ancam Bunuh Supir

TRIBUN-MEDAN.com- Suhardi warga Silau Tua, Kecamatan Setia Janji, Asahan dan Zainal (39) warga Ujung Batu, Rokan Hulu, Riau hanya bisa meringis saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) H Abdul Manan Simatupang, Kisaran pada Senin (27/5/2019).

Pasalnya, betis kanan dan kiri kakinya ditembak oleh petugas gabungan dari Sat Reskrim Polres Asahan dan Polsek Prapat Janji karena melawan saat akan dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku yang merupakan sindikat perampokan mobil rental.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ricky Pripurna Atmaja menjelaskan penangkapan terhadap sindikat ini menindaklanjuti laporan dari seorang warga Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu.

Diketahui korban kehilangan satu unit mobil Avanza warna putih di kawasan Aek Kanopan, Labuhan Batu Utara.

"Kami, petugas gabungan kemudian menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan gelar perkara, kami pelajari modusnya dan menganalisis sindikat para pelaku dan mencari tahu keberadaannya," kata Ricky, di RSU H Abdul Manan Simatupang, Jalan Sisingamangaraja, Kisaran, Senin.

Begitu melihat keberadaan barang bukti di wilayah hukum Polsek Prapat Janji, petugas langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan dua dari tiga pelaku.

Baca: PT KIM Bangun Jaringan Sumber Air Baru demi Kepuasan Mitra Industri

Baca: Peserta JKN-KIS yang Mudik bisa Dapat Manfaatkan Faskes di Luar Kota, Catat Tanggalnya

Baca: Tetapkan 6 Tersangka, Polri Rinci 4 Senjata Api Milik Dalang Kerusuhan Penunggang Aksi 22 Mei

"Satu buron, dua lainnya berhasil ditangkap dan terpaksa kami beri tindakan tegas terukur," ungkapnya.

Lebih lanjut Ricky menegaskan akan segera menangkap satu pelaku lainnya yang identitasnya telah diketahui petugas.

"Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 12 tahun. Untuk pelaku yang masih buron, mohon doannya dalam waktu sesegera mungkin, secepatnya pelaku akan kami tangkap dan akan beri tindakan tegas," sebutnya.

 

Baca: Mudik Pakai Transportasi Darat Meningkat, Jasa Raharja Siapkan Rp 172 Miliar untuk Korban Lakalantas

Baca: VIDEO: Puluhan Mahasiswa di Sekitar Unimed Blokir Jalan dan Sandera 3 Truk

Baca: Universitas Katolik Pertama Flores di Resmikan Menristekdikti

Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini ketika dalam perjalanan, melakukan penganiayaan dan mengancam akan membunuh supir mobil rental.

Setelah supir berhasil diturunkan, maka mobil rental kemudian dibawa kabur oleh para pelaku.

 

Baca: Dekan Fisip USU Minta Mahasiswi Korban HS Buat Laporan ke Kampus

Baca: Mahasiswa USU Pajang Celana Dalam, Tolak Keberadaan Dosen Asusila

Baca: Dilaporkan ke Polisi Kepala Humas Pemko Siantar Mengaku Sudah Bertemu Pengusaha Tjaw Kim

Baca: Lagi, Penyebar Hoaks Polisi Impor dari China Ditangkap Polisi

Untuk itu, ia pun mengimbau kepada pemilik mobil rental untuk memasang aplikasi GPS. Meski menurutnya untuk mencegah kejahatan perampokan mobil itu mahal.

"Korban kebanyakan warga Rohil, Riau dan ini terakhir TKP-nya di Aek Kanopan," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved