BUKAN TOLAK HASIL PEMILU, Istri Penulis Buku Jokowi People Power Sasar Amien Rais, Ini Alasannya

BUKAN TOLAK HASIL PEMILU, Istri Penulis Buku Jokowi People Power Sasar Amien Rais, Ini Alasannya

BUKAN TOLAK HASIL PEMILU, Istri Penulis Buku Jokowi People Power Sasar Amien Rais, Ini Alasannya
foto kolase ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR/Tangkap layar Facebook
BUKAN TOLAK HASIL PEMILU, Istri Penulis Buku Jokowi People Power Sasar Amien Rais, Ini Alasannya 

TRIBUN-MEDAN.COM - BUKAN TOLAK HASIL PEMILU, Istri Penulis Buku Jokowi People Power Sasar Amien Rais, Ini Alasannya.

//

Istri penulis buku "Jokowi People Power" Bimo Nugroho, Tatty Apriliyana menuliskan surat terbuka kepada Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

Baca: BABAK BARU BANK CENTURY - KPK Ungkap Penyelidikan terbaru, Sudah Periksa 36 Orang Termasuk Boediono

Baca: Diterkam Harimau, Cara Pria Ini Lepas dari Cengkraman Harimau, Padahal Kepala Korban Sudah Digigit

Ia mengaku menulis surat terbuka tersebut karena keberatan karya sang suami dibawa untuk menjelaskan makna people power yang belakangan digaungkan Amien dan rekan-rekannya. 

"Sama sekali berbeda. Dalam pemahaman saya, yang diserukan Amien tentang people power adalah gerakan massa rakyat untuk melawan pemerintahan yang ada," kata Tatty saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/05/2019).

"Terutama dalam proses elektoral yang masih berlangsung ini," ujarnya.

Ia mengatakan, dugaan kecurangan pada pemilu yang diserukan kubu 02 berlanjut pada isu menolak hasil pemilu dengan people power.  

"Padahal, buku 'Jokowi People Power' yang ditulis Mas Bimo adalah sebuah catatan tentang gerakan rakyat pendukung Jokowi pada Pilpres 2014 terlibat aktif dalam gerakan sukarela untuk memenangkan kontestasi demokrasi yang konstitusional," ujar Tatty. 

Baca: Diterkam Harimau, Cara Pria Ini Lepas dari Cengkraman Harimau, Padahal Kepala Korban Sudah Digigit

Baca: SEDERET Negara Besar Ucap Selamat kepada Presiden Terpilih Jokowi, Amerika, Rusia, Korea dan China

Ide Bimo dalam membuat buku tersebut agar gerakan para relawan menjadi catatan sejarah, yang tak terlupakan begitu saja.

"Mas Bimo merasa perlu membuat catatan tentang gerakan sukarela tersebut, agar sejarah tentang itu tak menguap begitu saja," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved