Breaking News:

Polda Sumut Panggil Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Saksi Soal Dugaan Kasus Makar

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terkait dengan adanya dua laporan yang masuk.

tribunnews/ilham rian pratama
Dahnil Anzar 

Polda Sumut Panggil Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Saksi Soal Dugaan Kasus Makar

TRIBUN-MEDAN.com- Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Dr Dahnil Anzar Simanjuntak SE, ME dipanggil untuk menghadap ke Polda Sumut.

Dahnil bakal dimintai keterangan soal dugaan Makar.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terkait dengan adanya dua laporan yang masuk.

Salah satunya, laporan polisi Nomor LP/659/V/2019/SUMUT/SPKT I tanggal 08 Mei 2019 yang dilaporkan oleh pelapor atas nama Fauzi Ramadhan Singarimbun di Sumatera Utara.

Laporan ini terkait dengan adanya aktivitas GNPF dan People Power, dinyatakan oleh beberapa tokoh nasional dan tokoh lokal di Sumatera Utara.

"Ini sebenarnya kan satu nafas hubungan antara di Jakarta dan tempat-tempat lain di Indonesia satu nafas. Karena yang menggerakkan dari orang-orang kelompok yang sama," kata Kapolda Sumut, Agus Andrianto disela-sela melakukan sidak harga kebutuhan bahan pangan di Brastagi Supermarket, Selasa (28/5/2019).

Kapolda Sumut, Agus Andrianto disela-sela melakukan sidak harga kebutuhan bahan pangan di Brastagi Supermarket, Selasa (28/5/2019).
Kapolda Sumut, Agus Andrianto disela-sela melakukan sidak harga kebutuhan bahan pangan di Brastagi Supermarket, Selasa (28/5/2019). (Tribun Medan / M Andimaz Kahfi)

Baca: 7 Rental Mobil Terlengkap di Medan dengan Harga Terjangkau, Ada yang Lepas Kunci

Baca: Farchan Noor Rahman Buka Bersama dengan Komunitas Muslim saat di Melbourne

Baca: Satu Eksekutor Kelompok Pembunuh Bayaran Adalah Desertir TNI, Ini Penjelasan Sang Istri

Baca: SBY Sungguh Bersedih Hati atas Tudingan Sakit Ani Yudhoyono hanya Alasan agar Tidak Kampanye

Agus menambahkan bahwa untuk pasal yang dipersangkakan pasal Makar 107 Jo 87, 88 dan 110 berisi tentang mengajak Makar dan pasal 160 ujaran kebencian hasutan untuk melakukan perbuatan itu.

"Itu tidak perlu menunggu kekuasaan direbut. Tapi menyatakan saja formilnya sudah ada tanpa membuktikan materil itu sudah bisa dijerat," jelas Agus.

Baca: PSMS Medan Bentrok Persibat Batang di Laga Perdana Liga 2, Kick Off Resmi Digelar 22 Juni 2019

Baca: Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Toba 2019, 253 Personel Gabungan Disiagakan di Tanjungbalai

Baca: Mengaku Bersalah Karena Minta Pesawat Menunggunya, Menteri Ini Mengundurkan Diri

Terkait pemeriksaan Dahnil Simanjuntak, Agus menuturkan bahwa status Dahnil masih sebagai saksi. Dirinya juga telah melihat di media, yang bersangkutan belum membaca surat panggilan yang beredar di media sosial secara langsung.

Baca: Rekam Kesuksesan Erick Thohir, Pengusaha Tajir di Bidang Media Massa dan Olahraga

Baca: BKM Masjid Nur Abyadh Medan Sunggal Gelar Aneka Lomba Anak Diujung Ramadhan 2019 M/1440 H

Baca: PRAKIRAAN Cuaca Kota Medan Hari Ini, Termasuk 32 Daerah Lainnya di Indonesia

"Nanti akan kita layangkan kembali. Kapan waktu yang tepat nanti kita koordinasikan kembali. Supaya yang bersangkutan bisa diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersangka beberapa yang sudah ditangkap," pungkas Agus.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved