News Video
3 Alasan Kemenhub Cabut Lisensi Penerbangan Captain Vincent Raditya
Hasil investigasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Captain Vincent Raditya terbukti melakukan tiga pelanggaran
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Hasil investigasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Captain Vincent Raditya terbukti melakukan tiga pelanggaran.
Akibatnya Kemenhub mencabut lisensi penerbangan single engine Vincent Raditya.
Pelanggaran tersebut dilakukan Vincent Raditya saat membuat konten YouTube bersama Limbad.
Keduanya terbang dengan pesawat Cessna 172.
Saat diketinggian 1.500 feet, Vincent Raditya mempraktikkan zero gravity yang membuat Limbab menjerit.
Kemenhub menerangkan pencabutan izin tersebut dalam surat bernomor AV.402/0041/DKPPU/v/2019 tertanggal 21 Mei 2019.
Tonton kolasenya;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
Suara Asli Limbad Terdengar saat Diajak Naik Pesawat, Videonya Jadi Trending
Beredar Video Limbad Berbicara, Akhirnya Rasa Penasaran Masyarakat Terjawab
Dikenal Seram, Aksi Limbad saat Lakukan In My Feelings Challenge Bikin Tertawa
Surat tersebut diterbitkan seusai Kemenhub memanggil Captain Vincent Raditya.
Video tersebut dinilai berbahaya, karena Vincent Raditya membawa penumpang yang bukan seorang ahli dalam hal penerbangan.
Serta, Vincent Raditya tidak memasang harness (sabuk pengaman) saat sedang terbang.
Berikut tiga hasil investigasi yang dilakukan oleh Kemenhub:
1. Capt Vincent Raditya pada saat mengoperasikan pesawat Cessna 172 registrasi PK-SUY dengan membawa penumpang yang duduk di samping Pilot (hot seat), tidak menggunakan shoulder harness sesuai ketentuan dalam CASR 91.105 dan CASR 91.107
2. Capt Vincent Raditya memberikan kendali terbang pesawat Cessna 172 registrasi PK-SUY kepada orang yang tidak berwenang. Hal ini tidak sesuai dengan ketentuan dalam CASR 91.109
3. Capt Vincent Raditya pada saat mengoperasikan pesawat Cessna 172 registrasi PK-SUY dengan sengaja melakukan exercise G Force (zero gravity) kepada penumpang umum
Melalui akun Youtube-nya, Vincent Raditya buka suara terkait pencabutan lisensi single engine pada Senin (27/5/2019).
Vincent Raditya mengaku ikhlas dengan putusan yang telah dikeluarkan oleh Kemenhub.
"Terlepas dari sanksi apa yang diberikan kepada saya, terima tidak terima, apa yang bisa saya lakukan, saya menerimanya dengan ikhlas dan lapang dada," ujarnya.
Meskipun begitu, dirinya akan tetap membuat konten dan berkreasi walaupun lisensi single engine dicabut.
"Saya hanya berharap, netizen sekalian mengikuti isi-isi dari vlog saya. Percayalah, saya akan terus berusaha untuk memberikan apa yang terbaik buat kalian, sebisa saya," pungkasnya.
Berita ini sudah terbit di Tribun Video dengan judul 3 Alasan Kemenhub Cabut Lisensi Single Engine Captain Vincent Raditya, 'Saya Ikhlas dan Lapang Dada'
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapten-vincent-raditya.jpg)