Jelang Lebaran di Kualanamu, Extraflight ke Luar Negeri Lebih Banyak dari Domestik

Menjelang Lebaran 1440 Hijriah, empat maskapai penerbangan mengajukan penambahan jadwal penerbangan atau extraflight dari dan ke Bandara Kualanamu.

Jelang Lebaran di Kualanamu, Extraflight ke Luar Negeri Lebih Banyak dari Domestik
TRIBUN MEDAN/INDRA SIPAHUTAR
Calon penumpang pesawat mengantre untuk melakukan check in di Bandara Kualanamu, Minggu (23/12/2018). 

TRIBUN MEDAN.com - Menjelang Lebaran 1440 Hijriah, empat maskapai penerbangan mengajukan penambahan jadwal penerbangan atau extraflight dari dan ke Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara. Uniknya, extraflight ke luar negeri lebih banyak daripada penerbangan domestik.

Empat maskapai yang mengajukan extraflight yakni Jetstar Asia, Malaysia Airlines, Silk Air, dan Citilink.

Branch Communication and Legal Manager Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setianto menyebut hanya Citilink yang mengajukan permohonan penerbangan domestik. Tiga lainnya mengajukan penambahan jadwal penerbangan internasional atau luar negeri.

"Kalau Citilink mengajukan 14 penambahan penerbangan domestik dengan tujuan Halim Perdana Kusuma-Kualanamu dan sebaliknya. Sementara kalau yang tiga maskapai lain ke Malaysia dan Singapura dengan total 34 penambahan. Karena, sudah disetujui Citilink mulai diterbangkan pada 29 Mei-9 Juni. Sementara untuk penerbangan internasional, 25 Mei-16 Juni," ujar Wisnu di Bandara Kualanamu, Senin (27/5/2019).

Baca: Tim Pembunuh Bayaran; Desertir TNI AD, Eks Prajurit Marinir, hingga Istri Mayjen (Purn) TNI

Baca: KEJUTAN Tersangka Kasus Makar Eggi Sudjana, Cabut Gugatan Praperadilan Tanpa Alasan Rinci

Ia menyebut, untuk sementara total jumlah penumpang pada angkutan Lebaran 2019 di Kualanamu sebanyak 530.727 orang, Jumlah itu turun 26,93 persen dibandingkan Lebaran 2018 sebanyak 730.941 penumpang.

Sementara itu untuk total jumlah pesawat pada angkutan Lebaran tahun 2019 sebanyak 4.015 penerbangan atau mengalami penurunan 28,64 persen dibanding tahun lalu sebanyak 3.991 penerbangan.

"Jadi selain posko angkutan Lebaran, program customer happiness disiapkan untuk mengibur seluruh pengguna jasa Bandara Internasional Kualanamu. Ya, kita lakukan pemasangan ornamen bertema Ramadan, pembagian takjil selama puasa, live music dan tarian bernuansa Islami. Juga ada pawai petugas Bandara Kualanamu di boarding lounge dan pembagian suvenir kepada penumpang saat Idul Fitri nanti," kata Wisnu.

Baca: 6 Fakta Kepala Imigrasi Kena OTT KPK, Uang Suap di Tong Sampah hingga Medote Pakai Keresek Hitam

Baca: INILAH Mantan Marinir Tajudin Pembunuh Bayaran yang Incar Empat Jenderal saat Kerusuhan 22 Mei

Puncak arus mudik pada libur Lebaran tahun ini diprediksikan H-3 atau H-4 atau 1 Juni atau 2 Juni 2019. Pada H-3 jumlah penumpang diprediksi 26.310 orang, dan H-4 diperkirakan sebanyak 25.956 penumpang.

"Jumlah pergerakan pesawat pada Libur Hari Raya diperkirakan mengalami penurunan 23,74 persen dibanding 2018. Pada 2018, sebanyak 245 pergerakan pesawat, dan pada 2019 diperkirakan hanya 198 pergerakan pesawat," katanya.(dra/cr18)

Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved