Sekda Ajak Warga Medan Bantu Para Mustahik Melalui Zakat

Pemko Medan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Medan menyerahkan

Sekda Ajak Warga Medan Bantu Para Mustahik Melalui Zakat
Tribun Medan/HO
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Al Rahman berfoto bersama pada acara pemberian zakat kepada para mustahik di Atrium Plaza Medan Fair, Jalan Jend Gatot Subroto Nomor 30, Jumat (24/05/2019). 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Pemko Medan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Medan menyerahkan bantuan kepada 400 orang siswa/i miskin dan kaum dhuafa, di Atrium Plaza Medan Fair, Jalan Jend Gatot Subroto Nomor 30, Jumat (24/05/2019).

Masing–masing siswa/i mendapatkan zakat sebesar Rp 300.000 per orang. Melalui pemberian zakat tersebut, diharapkan dapat terbantu untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

Zakat tersebut diberikan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Al Rahman bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Medan Himpun Siregar, Ketua Baznas Provinsi Sumut Amansyah Nasution, Ketua Baznas Kota Medan Azwar S.

Dalam sambutannya, Sekda mengungkapkan, membayar zakat merupakan salah satu kewajiban utama amat muslim di seluruh dunia. Nabi Muhammad SAW bahkan pernah mengancam para pembayar zakat yang bakhil dan enggan serta ingkar membayar zakat, maka orang tersebut dikategorikan sama seperti orang yang murtad.

“Sebagai umat muslim yang baik, kita tentu harus menyadari bahwa pada hakikatnya, dalam harta benda yang kita miliki, ada hak orang lain yang dititipkan Allah dan Harus kita tunaikan zakatnya,” ungkap Sekda.

Lebih lanjut, Sekda mengatakan saat ini, potensi zakat Indonesia mencapai Rp 280 Triliyun pertahunnya. Sementara untuk Kota Medan, potensi zakatnya berkisar di angka Rp 3 Triliyun setiap tahunnya. Jumlah dana zakat yang sangat besar ini akan mampu meningkatkan kesejahteraan umat Islam utamanya anak yatim piatu, fakir miskin dan kaum dhuafa jika mampu dikelola dengan baik dan amanah.

“Sayangnya, sampai saat ini jumlah nominal zakat yang bisa dikumpulkan dari muzakki masih sangat jauh dari potensi sebenarnya nilai zakat umat Islam di Kota Medan. ini menunjukkan masih banyak umat muslim yang belum sadar akan pentingnya zakat untuk kemaslahatan umat,” katanya.

Kemudian, Sekda mengajak seluruh masyarakat Kota Medan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu melalui zakat, infaq dan sedekah yang dapat diberikan kepada yang berhak menerimanya.

“Mari kita sama – sama membantu mereka melalui zakat ini kepada mereka yang membutuhkan. Saya Haqqul Yaqin, meskipun hari ini mereka masih menjadi penerima zakat, namun suatu saat nanti mereka pasti akan mampu menjadi pemberi zakat seiring dengan makin baiknya tingkat kesejahteraan ekonomi mereka nantinya,” harapnya.

Editor: Ryan Nur Harahap
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved