Empat Hari, Akhirnya Petugas Berhasil Angkat Mayat Join yang Terperangkap pada Ekskavator

Petugas langsung membawa mayat Join ke Rumah Sakit di Pematangraya untuk diberangkatkan ke rumah duka.

Empat Hari, Akhirnya Petugas Berhasil Angkat Mayat Join yang Terperangkap pada Ekskavator
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Petugas berhasil mengangkat mayat Join yang terjebak di kabin ekskavator di Sungai Kariahan Desa Bongguran Kariahan, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Kamis (30/5/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Selama empat hari akhirnya tim berhasil mengangkat mayat Join Paribo Siregar yang terjepit di ekskavator di Sungai Kariahan Desa Bongguran Kariahan Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun, Kamis (30/5/2019).

Petugas yang terdiri dari unsur TNI, Polisi, dan Badan SAR berhasil mengangkat mayat korban. Mayat Join tampak sudah membengkak dan pucat. Pada tubuh Join yang tergenang di dalam air selama lima hari juga tampak sudah pecah dan mengeluarkan bercak darah.

Petugas langsung membawa mayat Join ke Rumah Sakit di Pematangraya untuk diberangkatkan ke rumah duka.

Kapolsek Pematangraya AKP Rekson Sinaga mengatakan petugas sudah bekerja keras untuk mengeluarkan mayat Join dari kabin ekskavator. Petugas menggunakan alat berat untuk mengangkat ekskavator yang terdampar di kedalaman 100 meter.

"Upaya evakuasi operator ekskavator Join telah berhasil. Saat ini mayat dibawa ke rumah sakit,"ujarnya.

AKP Rekson mengatakan memang sulit untuk mengangkat mayat korban karena jurang yang jauh ke dalam. Lalu, medan tempat kejadian yang tidak mudah untuk dilalui.

Seperti diketahui sebelumnya, mayat Join operator ekskavator Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) terperangkap di dalam ekskavator yang jatuh ke jurang akibat terkena hantaman longsor pada Minggu 25 Mei 2019.

Kapolsek Pematangraya AKP Rekson Sinaga mengungkapkan petugas dari unsur TNI dan SAR masih menunggu bantuan alat berat dari Brimob. Mayat Join sulit dijangkau karena medan yang terjal.

AKP Rekson mengatakan bangkai ekskavator dalam kondisi terbalik. Ia memperkirakan mayat korban terjepit di dalam eskavator.

Perwira dengan tiga balok di pundaknya ini mengungkapkan korban Zoin berencana membersihkan badan jalan yang tertimbun longsor.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved