Total Empat Pentolan Aktifis Sumut Ditangkap Terkait Dugaan Makar dan Demo Ricuh DPRD Sumut

Polisi telah menangkap empat orang dan telah ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan makar dan dugaan tindak pidana penghasutan

Total Empat Pentolan Aktifis Sumut Ditangkap Terkait Dugaan Makar dan Demo Ricuh DPRD Sumut
TRIBUN MEDAN/HO
Presidium GNKR Sumut, Rabu Alam Syahputra saat berada di Mapolrestabes Medan, Kamis (30/5/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Polisi telah menangkap empat orang dan telah ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan makar dan dugaan tindak pidana penghasutan terkait aksi demo berujung ricuh pada 24 Mei lalu.

Keempat tersangka masing-masing Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Sumut Heriansyah dan Wakilnya Rafdinal (R), Sekretaris GNPF Zulkarnain (ZR) serta Rabualam Syahputra Ketua Presidium Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat Sumatera Utara (GNKR Sumut).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja membenarkan jika pihaknya telah telah melayangkan surat pemanggilan untuk mendatangi Polda Sumut dalam kasus dugaan Makar.

"Jadi, tidak menutup kemungkinan, kedepan bakal ada tersangka lain dalam kasus dugaan Makar," kata Tatan, Rabu (29/5/2019).

Sebelumnya, penetapan kedua warga berinisial ZR dan R, sebagai tersangka disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto di Asrama Haji Medan, Selasa (28/05/2019) kemarin.

"Ada dua tersangka, Zulkarnaen dan Rafdinal," kata Irjen Pol Agus Andrianto.

"Ini bukan kriminalisasi tapi ada perbuatan melawan hukum, ada peraturan yang dilanggar dan ada orang yang melaporkan," sambungnya.

Wakil Ketua GNPF Sumut, Ustaz Rafdinal (baju hijau) tiba di Mapoldasu Senin (27/5/2019) siang. Ustaz Rafdinal ditangkap terkait dugaan kasus makar.
Wakil Ketua GNPF Sumut, Ustaz Rafdinal (baju hijau) tiba di Mapoldasu Senin (27/5/2019) siang. Ustaz Rafdinal ditangkap terkait dugaan kasus makar. (Tribun Medan / M Andimaz Kahfi)

Diketahui, Rafdinal dijemput oleh polisi di kediamannya di kawasan Jalan Abdullah Lubis Medan pada Senin (27/5/2019) kemarin.

Dia kemudian diperiksa di Ditkrimum Polda Sumut hingga saat ini.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto juga membeberkan dalam kasus dugaan makar tidak perlu menunggu akibat.

Halaman
123
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved