Viral Medsos

MUNCUL Petisi Kembalikan Izin Terbang Kapten Vincent Raditya yang Pernah Lakukan Zero Gravity

MUNCUL Petisi Kembalikan Izin Terbang Kapten Vincent Raditya yang Pernah Lakukan Zero Gravity

MUNCUL Petisi Kembalikan Izin Terbang Kapten Vincent Raditya yang Pernah Lakukan Zero Gravity
Youtube/Vincent Raditya
Kapten Vincent Raditya. (MUNCUL Petisi Kembalikan Izin Terbang Kapten Vincent Raditya yang Pernah Lakukan Zero Gravity) 

Pencabutan lisensi terbang Kapten Vincent dilatarbelakangi atas pelanggaran yang ia lakukan di zero gravity, yang kemudian ia unggah melalui kanal YouTube-nya, Vincent Raditya beberapa waktu lalu.

Sejumlah masyarakat kemudian menganggap pencabutan lisensi terbang sang kapten tidaklah adil, karena pencabutan lisensi tersebut dilakukan tiba-tiba, tanpa pemberian peringatan terlebih dahulu.

Kapten Vincent Raditya
Kapten Vincent Raditya (Capture Youtube)

 

Di keterangan petisi tersebut, tertulis alasan petisi dibuat, sebagai berikut:

"Kapten Vincent Raditya  Menerima Sanksi Pembatalan dan pencabutan ijin Lisensi tanpa didahului dengan Surat Peringatan, Ini tidak Sesuai dengan Urutan Pemberian Sanksi Pada : 

Peraturan Menteri Perhubungan PM 78 Tahun2017 Tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Peraturan Perundang - Undangan Di Bidang Penerbangan

BAB III Pasal 3
Setiap pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan 
dikenakan sanksi administratif.

BAB IV Pasal 11

Sanksi administratif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 berupa :
a. peringatan;
b. pembekuan;
c. pencabutan; dan/atau
d. denda administratif.
Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Seakan tergesa gesa dan ada indikasi dan Upaya Intervensi dari pihak pihak tertentu, dikarenakan Putusan ini Baru dikeluarkan Bulan Mei 2019 pada saat setelah dilakukan Investigasi Yang Menurut Penuturan Captain Renata didalam Akun Sosial Sosial Media YouTube Cameo Project ditemukan Pelanggaran Tersebut.

Dan menurut BAB V Pasal 20 ayat 1,P PM 78 Tahun 2017 bahwa: 
Pengenaan sanksi administratif yang sudah ditetapkan akan dipublikasikan melalui website Direktorat Jenderal.

Namun Pada Kenyataannya Justru ini Muncul Pertama Kali pada Halaman YouTube Non Official Direktorat Jendral Perhubungan Udara.

Halaman
123
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved