Suasana Buka Puasa Komunitas IT Mencair di Tengah Perbedaan

Sosok-sosok yang profesional dalam pelayanan aplikasi, Website, Hosting, Colocation Server dan Internet Service Provider.

Suasana Buka Puasa Komunitas IT Mencair di Tengah Perbedaan
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Buka puasa bersama Ramadan 1440 Hijriyah yang dilaksanakan pegiat IT di Aryaduta Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bagi sekumpulan anggota Komunitas IT yang beralamat di Jalan Selam, Medan in, buka puasa menjadi nikmat dilaksanakan bersama dengan teman-teman yang berbeda keyakinan. Ya, mereka tak memandang perbedaan Muslim maupun Non Muslim.

Mereka yang tergabung dalam naungan RackH Lintas Asia (RLA) ini merupakan sosok sosok yang profesional dalam pelayanan aplikasi, Website, Hosting, Colocation Server dan Internet Service Provider.

Siska Djayanti, salah seorang tamu undangan terlihat mencair dalam acara buka puasa bersama yang berlangsung di Hotel Aryaduta Medan, Kamis (30/5/2019). Ia mengaku suasana buka puasa yang dilaksanakan bersama, seperti di rumah sendiri.

"Biasanya, kalau ada acara buka bersama yang diadakan, pasti ada tata tertib acara. Letak kursi juga diatur sedemikian rupa.Tapi hari ini, semua melebur jadi satu. Saya saja bingung. Yang mana bos dan yang mana anak buah. Salut deh," ungkap Siska yang datang bersama temannya, Eva Dian.

Hal tersebut coba ditimpali Bambang Puja Kesuma, pemimpin RLA. Ia mengatakan Buka Bersama yang dilaksanakan tanpa protokoler, adalah upaya memunculkan keindahan bulan Ramadan dalam balutan silaturahmi sesama keluarga dan rekan-rekan pegiat bahkan pebisnis IT.

"Acaranya memang dibuat tanpa protokoler dan formalitas. Sehingga yang hadir bisa ngobrol dan silaturahim dengan maksimal. Dan tiada sekat antara yang muslim dan non muslim. Semuanya melebur jadi satu. Inilah keindahan bulan Ramadan," ujarnya.

Anggota RLA sendiri berasal dari berbagai etnis. Dijelaskan Bambang, timnya tidak tidak pernah menilai berdasarkan asal usul, melainkan kerjasama, apalagi jika dilakukan secara kompak. Karena kita adalah satu, yaitu Indonesia.

"Itulah yang membuat kami bisa jadi besar hingga membentuk usaha," sambung pria yang kerap disapa Ibank ini.

Acara berbuka dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah dan makan bersama. Setelah itu, panitia memberikan bingkisan berupa peralatan sekolah ke 100 anak yatim piatu.

Saat ini RLA terus berkembang dan melebarkan sayap. Kini kantor RackH sudah ada di Jakarta, Surabaya hingga Singapura dan Thailand.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved