Tak Ada Lagi Fasilitas Bebas Pajak, Trump Bakal Cabut Hak Istimewa India Dagang dengan AS

Pemerintah AS akan mengakhiri kebijakan perdagangan istimewa untuk India mulai Rabu (4/6/2019).

Tak Ada Lagi Fasilitas Bebas Pajak, Trump Bakal Cabut Hak Istimewa India Dagang dengan AS
AFP / SAUL LOEB
Presiden AS Donald Trump saat mengunjungi perbatasan selatan di California yang berseberangan dengan Meksiko, Jumat (5/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah AS akan mengakhiri kebijakan perdagangan istimewa untuk India mulai Rabu (4/6/2019).

Demikian pengumuman Presiden AS Donald Trump, seperti dikutip dari kantor berita AFP, Sabtu (1/6/2019).

Seperti diketahui, India telah menjadi penerima manfaat tunggal terbesar dari program Generalized System of Preferences AS selama puluhan tahun.

Dengan program tersebut, India dapat mengekspor barang bebas pajak yang tercatat senilai 5,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 81,4 triliun pada 2017.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Jumat (31/5/2019) malam, Trump ingin akses yang lebih besar bagi barang-barang AS yang dikirim ke negara raksasa Asia Selatan itu.

"India belum meyakinkan AS bahwa India akan memberikan kases yang adil dan masuk akal ke pasarnya," ujarnya.

"Oleh karena itu, pantas untuk mengakhiri penunjukan India sebagai negara berkembang penerima manfaat," imbuhnya.

Pada Maret lalu, Trump pernah bilang soal mengakhiri perjanjian perdagangan istimewa dengan India.

AS telah berupaya menjadikan India sebagai sekutu diplomatik yang lebih dekat. Namun, pemerintah "Negeri Paman Sam" masih memiliki akses terbatas ke pasar besar dengan jumlah penduduk 1,3 miliar orang.

AS mengalami defisit perdagangan 26,7 miliar atau Rp 381 triliun dengan India pada 2017-2018.

Pengumuman Trump menjadi guncangan terbaru bagi pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi, yang terpilih kembali untuk masa jabatan kedua.

Pemerintah India tidak segera menanggapi langkah AS, tetapi laporan media menyebutkan negara itu sedang mempertimbangkan bea masuk yang lebih tinggi untuk lebih dari 20 barang AS, termasuk produk pertanian dan bahan kimia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump Hapus Kebijakan Istimewa Terkait Perdagangan dengan India"

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved