Menjelang Lebaran, Stok Bahan Pangan di Sumut Aman

Hingga saat ini stok bahan pangan hampir semuanya sudah aman. Berdasarkan catatan dari Bulog saat ini persediaan beras mencapai 60 ribu ton.

Menjelang Lebaran, Stok Bahan Pangan di Sumut Aman
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Kadisperindag Sumut Zonny Waldi saat meninjau harga sembako ke sejumlah pasar di Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-
Pemerintah meyakinkan masyarakat untuk tidak perlu khawatir terhadap pasokan dan harga pangan pokok menjelang Lebaran 2019.

Pasalnya, hingga saat ini stok bahan pangan hampir semuanya sudah aman. Berdasarkan catatan dari Bulog saat ini persediaan beras mencapai 60 ribu ton.

"Kita lihat barang aman bahkan untuk pangan beras sampai nanti akhir tahun kita punya stok 60 ribu ton beras. Untuk harga, ada sedikit perbedaan antara pasar tradisional dengan pasar modern," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sumatera Utara, Zonny Waldi.

Zonny menjelaskan untuk harga bawang putih di pasar tradisional dibanderol antara Rp 32 ribu dan di pasar modern Rp 35 ribu. "Bawang putih di Sumut itu dalam posisi cukup dan aman, sebab telah masuk import kurang lebih 665 ton bawang putih, harga pun kita telah berjumpa dengan distributor dan tak boleh lebih dari Rp 35 ribu," katanya.

Di pasar tradisional harga cabai beragam mulai dari Rp 46 ribu hingga Rp 48 ribu per kg. Sementara di pasar modern harga cabai Rp 51 ribu.

"Ada sedikit perbedaan harga antara pasar tradisional dan pasar modern mungkin karena bahan-bahan terpilih dan punya kemasan. Tapi untuk harga ayam potong sama antara pasar tradisional dengan pasar modern senilai Rp 32 ribu per kg," jelas Zonny.

Hal senada juga diungkapkan Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. Ia mengatakan dari hasil peninjauan pasar, stok pangan cukup. Kebutuhan hingga Lebaran pun mencukupi dan harganya masih stabil.

"Untuk rakyat Sumut, saya sudah cek langsung, stok pangan kita aman. Beras ada 60 ribu ton sehingga sampai akhir tahun mencukupi begitu juga dengan daging, minyak, gula stok tersedia sampai lebaran ini. Masyarakat jangan berbelanja berlebihan, secukupnya karena harga dan stok kita terjaga dan terkendali," ujar Edy.

Harga rata-rata daging sapi segar Rp 110 ribu per kg dan daging kerbau beku Rp 80 ribu per kg. Harga rata-rata daging ayam potong Rp 32 ribu per kg dan telur Rp 28 ribu per kg.

"Di pasar tradisional ini, saya lihat ada kenaikan yang cukup melonjak khususnya cabai merah. Harga ayam, telur, daging, dan beras masih terkendali," ujar Edy.

Ia mengatakan beberapa hari lalu, harga cabai masih dikisaran harga Rp 30 ribuan, namun saat ini harga cabai sudah senilai Rp 46 ribu hingga Rp 48 ribu per kilogram (kg) di Pasar Sei Sikambing dan Rp 51 ribu di Pasar Modern Berastagi.

"Kita akan cek, dimana letak salah karena kemaren itu, harga cabai masih Rp 30 ribuan, melonjak tinggi harga cabai merah.
Khususnya untuk cabai merah ada perbedaan dari Rp 46 ribu hingga Rp 48 ribu bahkan ada yang sampai Rp 51 ribu. Berarti ada kesalahan yang mengatur dalam penanaman tapi kalau itu tidak berarti siapa yang salah ini, importirkah atau pengadaan distributorkah atau pedagang," ucapnya.

Ia menjelaskan untuk harga ayam mengalami kenaikan namun masih terkendali hanya Rp 2 ribu hingga Rp 2.500, sama dengan tahun lalu, harga ayam masih terukur.

"Nilai harga sudah langsung tercantum di pasar modern ini, dan harga ayam sama di pasar modern dan pasar tradisional," kata Edy.

(nat/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved