Peringati Hari Lahir Pancasila, Kapolda Sumut: Pancasila Idiologi dan Pandangan Hidup Bernegara

Pancasila merupakan Idiologi dan Pandangan hidup sebagai bangsa dalam menjalankan kehidupan bernegara

Peringati Hari Lahir Pancasila, Kapolda Sumut: Pancasila Idiologi dan Pandangan Hidup Bernegara
TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Peringati Hari Lahir Pancasila, Kapolda Sumut: Pancasila Idiologi dan Pandangan Hidup Bernegara. Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto. 

Peringati Hari Lahir Pancasila, Kapolda Sumut: Pancasila Idiologi dan Pandangan Hidup Bernegara

TRIBUN-MEDAN.com - Pancasila merupakan ideologi dasar dalam kehidupan bagi negara Indonesia.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945," ujarnya, Minggu (2/6/2019).

Pancasila, kata Agus akan sakti apabila Lima itu bersila. Seperti, duduk atau silanya beragama yang bertuhan satu, Duduk atau bersilanya rasa sebagai manusia -kemanusiaan.

Kemudian duduk atau bersilanya persatuan walau berbeda sesuai keimanan kepada takdir. Keempat duduk atau bersilanya kebijaksanaan dan terakhir duduk atau bersilanya rasa keadilan sosial.

"Pancasila merupakan Idiologi dan Pandangan hidup sebagai bangsa dalam menjalankan kehidupan bernegara,"katanya.

Mengenai sudah sejauh mana ancaman terhadap Pancasila di zaman sekarang, Agus menyatakan Idiologi negara kalau diancam berarti mengancam negara.

Baca: Si Jago Merah Bakar Ruko di Jalan Suryadi Ujung Sampali, Dua Orang Tewas

Baca: Tak Berpotensi Tsunami, Nias Selatan Digunjang Gempa Bermagnitudo 5,8

Baca: Jelang Laga Perdana, Tim Pelatih PSMS Cari Info Mengenai Kekuatan Persibat Batang

Baca: Ani Yudhoyono Menikah Bersamaan Dengan Kakak dan Adiknya, Ayahnya Bangga Punya Menantu Berbeda Agama

"Ya, negara hadir menjadi penjamin keberlangsungan Indonesia yang berdaulat sebagaimana yang tertuang dalam 34 butir pengalamannya,"jelas Kapolda.

Baca: Sergio Ramos Merasa Hancur Ditinggal Jose Antonio Reyes yang Tewas Kecelakaan

Baca: Nama-nama Tokoh Bangsa yang Dikebumikan di Sekitar Makam Ani Yudhoyono

Meskipun, aku Kapolda, terjadi perubahan dalam kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni Diperingati sebagai Hari Lahirnya Pancasila.

Baca: Alexandre Lacazette Kepergok Jajan di Barcelona, Kode Segera Bergabung dengan Barca?

Baca: Kisah Cinta SBY-Ani Yudhoyono, Dia Menyebut Namanya Bambang, Aku Mengenalkan Diri dengan Ani

Mengenai bagaimana cara memaknai hari Lahir Pancasila, pria dengan bintang dua dipundaknya ini, makna itu korelasi. "Silahkan liat sudutnya sesuai pandangan sendiri biar terlihat kreatif,"ujarnya.

Baca: Jadi Pemain Terbaik di Final Liga Champions, van Dijk Sebut Messi yang Pantas Raih Ballon DOr

Baca: Anthony Joshua Rasakan Kekalahan Perdana hingga Kehilangan 4 Gelar Sekaligus

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved