Ramadhan 1440 H

Harga Cabai Merah di Pusat Pasar Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram Jelang Lebaran

Salah seorang pedagang di Pusat Pasar Medan, M Siburian mengatakan tanda-tanda kenaikan harga cabai merah ini sudah mulai terlihat dalam sepakan

Harga Cabai Merah di Pusat Pasar Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram Jelang Lebaran
ANTARA PHOTO
Harga Cabai Merah di Pusat Pasar Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram Jelang Lebaran. HARGA cabai merah terus merangkak naik. 

Harga Cabai Merah di Pusat Pasar Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram Jelang Lebaran

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - H-2 Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah, para ibu rumah tangga di Kota Medan yang hendak membeli salah satu bahan pokok cabai merah menjerit.

Bagaimana tidak, harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Medan, melonjak signifikan.

Saat ini, cabai merah dijual pada kisaran harga Rp 90 ribu hingga Rp100 ribu per kg.

Wow, tentu harga ini begitu fantastis. Karena pada 29 Mei 2019, saat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Pasar Tradisional, harga cabai merah hanya naik sedikit. dari hari sebelumnya Rp 40 ribu per kg menjadi Rp48 ribu per kg di pasar tradisional.

Tentu kenaikan harga dari Rp 48 ribu hingga menjadi Rp 90-100 ribu membuat kenaikan begitu fantastis. Bisa di bilang kenaikan harga lebih dari 100 persen.

Salah seorang pedagang di Pusat Pasar Medan, M Siburian mengatakan tanda-tanda kenaikan harga cabai merah ini sudah mulai terlihat dalam sepakan terakhir.

"Sebelumnya, pada awal pekan lalu harga cabai masih dijual pada kisaran Rp 40 ribu per kg. Kemudian berangsur naik, hingga pada H-4 dan H-3 Lebaran bertengger di level Rp65 ribu hingga Rp68 ribu per kg," kata M Siburian, Senin (3/6/2019).

Baca: Aksi Kiki Berlari di Atap Rumah jadi Tontonan Warga saat Berusaha Kabur Petugas dari Kejaran Petugas

Baca: MAKNA SBY Megawati Berjabat Tangan, Politisi PDI-P: Bantah Isu Dendam Politik & Sakit Hati pada SBY

Baca: Jenderal China Ungkap Siap Berkelahi Dengan Amerika Serikat

"Harga kemudian melonjak signifikan pada H-2 dan menyentuh level Rp 90 ribu per kg. Karena tak ada barang yang masuk," jelasnya.

Beberapa pedagang mengaku, selain karena permintaan tinggi, kenaikan harga komoditas ini disebabkan oleh pasokan dari sentra pertanian yang berkurang.

Baca: Mo Salah Ternyata Berpuasa saat Final Liga Champions, Hasilnya Trofi Si Kuping Besar, Ini Videonya

Baca: Nenek Sebatang Kara Menerima Bantuan Paket Ramadan dari PT Herfinta 

Baca: Philippe Coutinho Dihujani Meme karena Tinggalkan Klub yang Justru jadi Juara Liga Champions

Kondisi hujan menjadi salah satu alasan yang menyebabkan produksi cabai menjadi menurun.

Pasokan yang berkurang, juga karena sehari sebelumnya tepat hari Minggu. Banyak petani yang tak ke ladang.

Baca: Fandy Christian dan Dahlia Poland Dikaruniai Anak Kedua, Ini Nama Indah Yang Diberikan pada Putrinya

Baca: Ular Piton 7 Meter Melilit dan Gigit Leher Perempuan di Sulawesi Tenggara hingga Tewas

Hal ini menyebabkan distributor kewalahan untuk mencari pasokan cabai merah dari para petani.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved