Breaking News:

Ketua BKM Masjid Raya Al-Mashun Ajak Umat Islam Bergairah Tunaikan Zakat Fitrah

Sistem pembayaran zakat fitrah di masjid tersebut menggunakan mazhab Syafi'i yakni pemberian dalam bentuk beras sebanyak 2,7 kg.

TRIBUN MEDAN/GITA NADIA TARIGAN
BKM Masjid Raya Al-Mashun sudah membuka stan penerimaan zakat fitrah sejak seminggu sebelum Idul Fitri, Senin (3/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com- Sejak seminggu sebelum memasuki Idul Fitri, badan kemakmuran masjid (BKM) Masjid Raya Al-Mashun sudah membuka stan pengumpulan zakat fitrah, tepat di gerbang masuk masjid Raya Al-Mashun Jalan Sisingamangaraja Nomor 61, Mesjid, Kecamatan Medan Kota.

Saat berbincang dengan Tribun-Medan.com, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Raya Al-Mashun, Drs. H Ulumuddin Siradj mengatakan sistem pembayaran zakat fitrah di masjid tersebut menggunakan mazhab Syafi'i yakni pemberian dalam bentuk beras sebanyak 2,7 kg. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kata Ulummudin masjid tidak menerima dalam bentuk uang.

"Pembayaran zakat fitrah sebagaimana biasanya, kita menerima dengan beras 2,7 kg apabila diangkat 1 fitrah Rp. 36000, cuma kita tidak terima uang, kita mazhab Syafi'i jadi dalam bentuk beras,"

Meski demikian para pengunjung yang ingin berzakat ke masjid tersebut tidak perlu repot-repot membawa beras dari rumah sebab masjid sudah menyediakannya.

Tata caranya cukup mudah, para pemberi zakat cukup melihat tabel berapa orang yang ingin membayar zakat, dan mengeluarkan uang yang sesuai dengan jumlah yang tertera. Maka petugas masjid akan menyerahkan beras yang sudah ditimbang dan dibungkus.

Selanjutnya penyerahan secara resmi ke pihak masjid, dan bagi yang lupa niat memberi zakat juga tidak perlu cemas, sebab BKM sudah menyediakannya diatas meja, jadi cukup dibaca saja.

"Boleh juga kaum muslimin membawa berasnya dari rumah dan diserah terimakan disini, dan itu Insyaallah langsung kita salurkan," katanya.

Ulummudin yang juga menjabat sebagai ketua badan penyalur zakat fitrah, mall, Infaq dan sedekah mengatakan bahwa penerimaan dan penyaluran zakat sudah dibuka sejak sepekan akhir ramadan.

"Kita sudah buka 1 minggu sebelum Idul Fitri dan akan ditutup di malam 1 Syawal, hingga saat ini zakatnya masih sedikit terkumpul, baru bekisar setengah Ton, dan Alhamdulillah sudah kita salurkan," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa berzakat fitrah sangat penting, sebab Rasulullah mewajibkannya. Dengan berzakat fitrah, Kata Ulumuddin puasa menjadi penuh dan bersih. Sedangkan kalau tidak menunaikan zakat fitrah Ia mengatakan ibaratnya puasa sumbing alias compang camping.

Halaman
12
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved