News Video

Sosok Perempuan Misterius yang Menangis di Makam Ani Yudhoyono, 'Dijaga' Dua Pria

Seorang perempuan menghampiri makam Ibu Negara Ani Yudhoyono bersama dua orang pria, Senin (3/6/2019) siang

Tribun Jakarta
Seorang perempuan menghampiri makam Ibu Negara Ani Yudhoyono bersama dua orang pria, Senin (3/6/2019) siang 

Seperti bagaimana saya menyaksikan seorang mantan Presiden yang menangis selayaknya seorang manusia biasa yang terdiri dari darah, daging, tulang dan emosi juga.

Masih di National Universty Hospital, 10 sampai 15 menit setelah momen itu, keranda jenazah didatangkan.

Melihat begitu sederhananya peti mati yang disiapkan, membuat saya merenung, bahwa inilah yang akan kita semua pakai nantinya.

Tidak peduli apakah kita Presiden, Ibu Negara, Wakil Presiden, ataupun hanya manusia biasa, semua sama saja.

Ketika sudah selesai waktu kita di dunia ini, kita akan diperlakukan sama. Tinggal masalah kapan, di mana, dan bagaimana kita berpulang.

Ya itulah hidup.

Sekarang untuk kita yang masih diberikan hidup, mari kita bawa peristiwa ini menjadi sebuah bahan refleksi diri bagaimana membuat hidup ini bermakna.

Bagi saya, pada akhirnya hidup adalah tentang bagaimana kita bisa berbagi dengan orang lain, berbuat baik kepada orang lain.

Hidup begitu singkat, untuk apa kita berbuat curang atau culas.

Buat apa juga kita senang membuat permusuhan atau membuat orang lain menjadi susah.

Termasuk dalam hidup bernegara, untuk apa juga kita membuat perkara atau keributan terus menerus.

Selain itu saya juga melihat keteladanan SBY sebagai seorang suami yang mau terus mendampingi istrinya sampai akhir, mengesampingkan kesibukannya selama 4 bulan terakhir ini.

Terakhir, saya mengajak kita semua untuk mendoakan Pak SBY dan keluarga, supaya diberi kekuatan.

Manusia hanya bisa berencana, tapi kehendak Tuhan yang jadi.

Sebagian berita disadur dari Surya Malang dengan judul Misteri Wanita yang Menangis Hingga Menempelkan Wajah di Makam Ani Yudhoyono, Datang dengan 2 Lelaki

Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved