Gubernur Sumut Ultimatum ASN agar Masuk Kerja pada 10 Juni 2019, Sanksi Berat bagi yang Melanggar

Mantan Pangkostrad ini meminta kepada seluruh ASN untuk patuh dan jangan sesekali mencoba untuk melawan terhadap perintahnya.

Gubernur Sumut Ultimatum ASN agar Masuk Kerja pada 10 Juni 2019, Sanksi Berat bagi yang Melanggar
Tribun Medan/Satia
Gubernur Sumut Ultimatum ASN agar Masuk Kerja pada 10 Juni 2019, Sanksi Berat bagi yang Melanggar. Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi seusai melaksanakan salat Idul Fitri di Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota, Kota Medan, Rabu (5/6/2019). 

Gubernur Sumut Ultimatum ASN agar Masuk Kerja pada 10 Juni 2019, Sanksi Berat bagi yang Melanggar

TRIBUN MEDAN.com-Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meminta kepada seluruh aparatur sipil negara untuk hadir tepat waktu pada hari pertama masuk kerja, yaitu 10 Juni mendatang, Rabu (5/6/2019).

"Seluruh ASN wajib masuk pada hari kerja. Tidak boleh ada yang bolos," katanya.

Mantan Pangkostrad ini meminta kepada seluruh ASN untuk patuh dan jangan sesekali mencoba untuk melawan terhadap perintahnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Utara, Abdullah Khair Harahap mengatakan, ASN mulai masuk pada 10 Juni mendatang.

Ia juga meminta kepada pegawai untuk patuh dan hadir pada hari pertama masuk setelah libur lebaran.

Apabila ASN berani tidak masuk, dapat dipastikan dirinya tidak akan menerima kenaikan pangkat selama setahun penuh.

Baca: Real Madrid Kontrak Bek Lyon Ferland Mendy hingga Tahun 2025, Diproyeksikan jadi Tandem Marcelo

Baca: Nagita Slavina Langsung Syok saat Raffi Ahmad Minta Izin Punya Anak dari Luna Maya

Baca: Mahfud MD Ungkap Penyebab Pertemuan Jokowi-Prabowo Belum Terlaksana, Singgung Pihak yang Melarang

Baca: SBY Sekeluarga Ziarah ke Makam Ani Yudhoyono, Pakai Batik Penutup Jenazah Almarhumah di Singapura

"Kalau tidak datang, maka akan tidak terima kenaikan pangkat selama setahun. Pastinya tunjangan juga akan dipotong," jelasnya.

Baca: VIRAL, Gerombolan Remaja Nyaris Terjepit Atap Bus TransJabodetabek di Terowongan Tanah Abang

Baca: Usai Dipukul KO Andy Ruiz Jr, Anthony Joshua Langsung Minta Tanding Ulang

Baca: Kurangi Momok Sampah Plastik, Biaya Sekolah Ini Dibayar Pakai Sampah Plastik

Ia menjelaskan, pada tahun tingkat kehadiran ASN lebih baik dari pada sebelumnya. Menurutnya, tahun lalu penerapan sanksi Tukin baru direncanakan, beda dengan saat ini sudah diterapkan.

Baca: Kelompok Suporter Klub Sepak Bola Kembali Desak Pelatih Mengundurkan Diri, Siapa Orangnya ?

Baca: Pelatih Swiss Umbar Psy War ke Ronaldo: Terakhir Menghadapi CR7 Tak bisa Berbuat Banyak

Baca: Usai Rengkuh Gelar Liga Champions, Liverpool Lepas Dua Pemainnya

"Lebih baik tahun ini, penegasan pemotongan Tukin sudah berjalan, karena tahun lalu masih uji coba," jelasnya.

Edy Rahmayadi juga meminta kepada seluruh ASN tidak menggunakan mobil dinas untuk mudik lebaran atau pulang kampung pada Hari Raya IdulFitri.

"Saya sudah perintahkan ASN tidak boleh pakai mobil dinas untuk pulang kampung," jelasnya.

(cr19/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved