Bupati Samosir: Kepercayaan pada Kapal Kayu di Danau Toba Mulai Pulih

Sejumlah objek wisata Kawasan Danau Toba khususnya Kabupaten Samosir ramai dikunjungi wisatawan dari luar daerah, Jumat (6/6/2019).

Bupati Samosir: Kepercayaan pada Kapal Kayu di Danau Toba Mulai Pulih
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Dermaga Tomok dipadati oleh calon penumpang, Jumat (7/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com-Sejumlah objek wisata Kawasan Danau Toba khususnya Kabupaten Samosir ramai dikunjungi wisatawan dari luar daerah, Jumat (6/6/2019). Seperti terpantau di pusat perbelanjan souvenir Tomok Kecamatan Simanindo, juga Tuktuk,  Siallagan dan sekitarnya padat pengunjung.

Beni, pengunjung asal Medan mengaku sehabis Lebaran bersama keluarganya langsung memilih Pulau Samosir untuk dikunjungi. Berlibur ke Samosir menurutnya lebih baik dibanding ke kawasan lainya di Danau Toba.

"Kami sengaja ke sini, dan harus menyeberang. Di sini jauh lebih nyaman serta penduduknya ramah makanya nyeberang ke Samosir," ujarnya.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon menyampaikan sejumlah faktor yang membuat liburan hari Raya Idul Fitri lebih meriah. Antara lain, rombongan tour Tiongkok ke Samosir. Lalu, Pantai Indah Pasir Putih Parbaba menjadi favorit wisata pantai.

Kemudian, tambahnya, kepercayaan penumpang terhadap penggunaan kapal kayu sudah mulai pulih. Ini antara lain karena pemerintah sudah konsisten memperhatikan faktor-faktor keselamatan.

Terpantau sejak dua hari terakhir, Pelabuhan penyeberangan Tomok juga sangat ramai meski sebagai pintu masuk ke Area Tomok merupakan pelabuhan sandar kapal kayu. Lalu, padatnya antri di pelabuhan Feri Ihan Batak Ambarita, Verry Tomok, dan Verry Simanindo.

"Semoga Danau Toba dan Samosir semakin maju," kata Rapidin.

Simbolon mengatakan untuk menjaga kenyaman mereka telah lama menggelar rapat kordinasi dengan berbagai intansi. Baik kepolisian maupun Dinas Perhubungan Provinsi. 

"Kami pastikan bahwa manifest ada, dan life-jacket sesuai dengan junlah penumpang.  Kemudian dari sisi jumlah penumpang, itu harus sesuai dengan aturan," ujarnya.

Rapidin menyampaikan agar pengunjung yang datang merasa nyaman dan tak perlu ragu-ragu. Alasannya, Pemkab telah meyampaikan kepada Kementerian apa saja hal-hal yang harus dibenahi. Sehingga,  apa yang menjadi faktor keselamatan bisa tertangani dengan baik. 

Selain kapal kayu, Pemkab juga mengoperasikan KM Ihan Batak rute Ajibata-Ambarita, serta KMP Sumut Simanindo-Tigaras, KM Tao Toba Tomok-Ajibata milik swasta juga siap melayani.  

"Kami yakinkan, berkunjung ke Samosir akan tercipta rasa nyaman. Baik melalui jalur darat maupun jalur transportasi air," tambahnya. (jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved