Pedagang di Parapat Mengeluh karena Sepi, Pemerintah Diminta Tarik Wisatawan

Pelaku wisata di Parapat mengeluhkan penurunan jumlah turis di daerah wisata itu.

Pedagang di Parapat Mengeluh karena Sepi, Pemerintah Diminta Tarik Wisatawan
Tribun Medan/Tommy Simatupang
Pengunjung berlibur di Kawasan Pantai Bebas, Danau Toba, Parapat, Simalungun, Sabtu (8/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelaku wisata di Parapat mengeluhkan penurunan jumlah turis di daerah wisata itu.

Amatan tribun-medan.com, di Pantai Bebas Parapat Simalungun hanya beberapa pengunjung yang berswafoto. Kapal kayu yang membuka jalur dari Pantai Bebas ke Tomok karena hari libur tampak sepi. Kapal tidak begitu banyak mengangkut penumpang.

Lapak pedagang yang berada di kawasan wisata Pantai Bebas juga terlihat kosong. Mendika Dewi Simanjuntak seorang pedagang mengaku terjadi penurunan pengunjung. Ia mengatakan biasanya pengunjung pada lebaran ke dua sudah mulai ramai. Namun, hingga lebaran ke tiga tidak ada tampak peningkatan.

"Biasanya liburan lebaran hari ke dua sudah ramai. Ini sudah berkurang," ujarnya seraya mengatakan membuka lapak jualan hingga pukul 20.00WIB, Sabtu (8/6/2019).

Mendika menilai masih ada trauma wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba. Trauma itu terjadi karena musibah KM Sinar Bangun dan longsor di Jembatan Siduadua. Menurut Mendika, wisatawan lebih banyak mengunjungi Kabupaten Samosir.

Ia mengharapkan Pemerintah Kabupaten Simalungun membuat program tahunan untuk menarik wisatawan. Seperti, tarian tradisional atau pun penggelaran seni dan budaya.

"Kalau di sini kan tidak ada seperti di Samosir yang ada penggelaran seni dan budayanya. Di sini hanya main Speedboat, tetap hanya Danau Toba yang dilihat. Kami ingin ada penggelaran seni dan budaya biar menarik,"ujarnya.

Amatan tribun-medan.com di Pelabuhan Ajibata dan Tigaraja tidak tampak lagi antrean penumpang. Pelabuhan yang menyediakan kapal fery dan kayu itu tampak lengang. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved