Pembuat Lemang Ini Kebanjiran Order sejak Ramadan hingga Lebaran, Pesanan Capai 800 Batang Sehari

Orderan bagus, para pemesan berdatangan dari berbagai daerah dan juga para tetangga.

Pembuat Lemang Ini Kebanjiran Order sejak Ramadan hingga Lebaran, Pesanan Capai 800 Batang Sehari
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Penjual Lemang, Nazaruddin di Jalan Beringin Pasar 7 Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan. Jumlah pesanan lemang cukup banyak, mencapai 800 batang sehari. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Lemang memang pas sebagai peluang usaha yang menjanjikan rasa lemang yang cukup populer di tengah masyarakat menjadi peluang usaha lemang ini masih sangat terbuka.

Pasar usaha lemang memang bagus dan mudah diterima oleh masyarakat.

Selain itu mendapatkan bahan baku yang digunakan untuk membuat nasi lemang sangatlah mudah dan juga harganya sangat terjangkau untuk dipasarkan sebab nasi lemang merupakan makanan yang unik yang sangat cocok untuk dinikmatin oleh berbagai kalangan.

Penjual Lemang, Nazaruddin mengatakan selama Ramadan kemarin, pihaknya dipenuhi orderan. Jumlah pesanan lemang cukup banyak yakni sejumlah 800 batang.

"Orderan bagus, para pemesan berdatangan dari berbagai daerah dan juga para tetangga. Kita juga pernah dalam sehari menyelesaikan pesanan sebanyak 200 kilogram (kg) pulut kira-kira 800 batang," ucap Nazaruddin di Jalan Beringin Pasar 7 Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan.

Ia menjelaskan usaha lemangnya ini sudah ia lakoni sejak delapan tahun lalu dan ia merupakan generasi pertama dari orangtuanya yang terlebih dahulu merintis usaha ini.

"Sebenarnya dulu ayah saya merintis usaha ini bukan untuk usaha tapi membuat lemang untuk dikonsumsi sendiri tapi karena enak banyak yang pesan, saya pun diusia yang tidak muda lagi ini sulit mendapatkan pekerjaan saya inisiatif membuka usaha lemang ini," katanya.

Diakuinya, usaha lemang ini bukan hanya ada di Bulan Ramadan atau menjelang lebaran tetapi lemang bercitarasa lemak nan gurih itu juga dapat ditemui setiap hari. Namun untuk produksinya tidak sebanyak saat menjelang lebaran.

Keistimewaan lemang buatan Nazarudin dengan brand atau dikenal lemang Medan Aji Kahlum ini memiliki perbedaan dengan lemang lainnya. Terletak pada proses pemasakan. Lemang miliknya ini dimasak dengan cara dibakar menggunakan kayu. Sedangkan kebanyakan lemang pada umumnya proses masaknya dipanggang.

"Kalau dibakar lebih tanak lemangnya, prosesnya sampai lima jam dibakar sampai berminyak dan benar-benar masak pulutnya di dalam bambunya," ucapnya.

Untuk wadahnya yang menggunakan bambu ini juga diakuinya menggunakan bambu pilihan. Ia harus mendatangkan dari berbagai daerah antara lain Bangun Purba, Silindak, dan Telun Kenas.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved