Gugatan Pilpres 2019

Sandiaga Uno - Tanggapan Sandi, Keputusan MK Terkait Gugatan Sengketa Pilpres 2019, Sidang 14 Hari

Sandiaga Uno - Tanggapan Sandi, Keputusan MK Terkait Gugatan Sengketa Pilpres 2019, Sidang 14 Hari

Sandiaga Uno - Tanggapan Sandi, Keputusan MK Terkait Gugatan Sengketa Pilpres 2019, Sidang 14 Hari
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Sandiaga Uno - Tanggapan Sandi, Keputusan MK Terkait Gugatan Sengketa Pilpres 2019, Sidang 14 Hari. Foto: Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sandiaga Uno - Tanggapan Sandi, Keputusan MK Terkait Gugatan Sengketa Pilpres 2019, Sidang 14 Hari.  

//

Menanggapi sidang gugatan Pilpres 2019, Cawapres Nomor Urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandiaga Uno akan terima apapun keputusan MK atau Mahkamah Konstitusi.

Baca: OPPO TERBARU - Spesifikasi Oppo A1s, Harga Murah Meriah, Bandingkan Realme C2, Xiaomi dan Redmi 7

Baca: TERKUAK HUBUNGAN TERLARANG dengan 25 Siswi SMP, Pengusaha Kaya dan Muncikari Dihukum Mati

Baca: Sinyal AHY ke Jokowi, Jubir BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade Persilakan AHY kalau Mau Jadi Menteri

Baca: Upaya Polisi Cari Potongan Tubuh di 3 Lokasi, Kasus Pembunuhan Karoman, Istri Ungkap Hal Memilukan

Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno
Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Bahkan, Sandiaga Uno sebut keputusan MK terbaik untuk bangsa Indonesia.

WartaKotaLive melansir Tribunnews.com, Sandiaga Uno berada di Boston, Amerika Serikat, untuk kunjungan singkat urusan keluarga.

Namun, ia sempat berbincang dengan VOA dan mengungkap alasannya menolak hasil Pemilu, malah ajukan gugatan hasil Pemilu ke Mahkamah Konstitusi.

Sandiaga, atau Sandi, mengatakan, harapan tim kampanyenya dengan menyerahkan persoalan ke Mahkamah Konstitusi, adalah memperbaiki hal-hal yang sangat mendasar

Supaya, masalah yang ditemukan di lapangan tidak berulang dan demi perbaikan demokrasi Indonesia.

"Dengan (mengajukan gugatan ke MK) ini, kita bisa (melakukan) perbaikan (terhadap) sistem demokrasi kita. Kalau kita tidak lakukan ini, kita hanya…”Ya selamat” sehabis itu move on, negeri kita tidak akan memperbaiki sistemnya," ungkap Sandi.

Menanggapi penilaian beberapa pihak bahwa bukti-bukti yang diajukan tim kampanyenya ke Mahkamah Konstitusi tidak kuat, Sandi menyerahkan sepenuhnya kepada MK.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved