Usai Libur Lebaran, Atlet Atletik NPC Sumut Fokus Persiapan Grand Prix Tunisia
Untuk event terdekat adalah grand prix di Tunisia yang juga merupakan ajang kualifikasi menuju Paralimpiade Tokyo 2020.
Penulis: Chandra Simarmata |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Usai menjalani libur lebaran, atlet atletik NPC Sumut akan kembali melakukan persiapan bersama atlet pelatnas lainnya untuk menghadapi sejumlah event dalam waktu dekat.
Beberapa diantaranya adalah Grand Prix di Tunisia akhir bulan Juni, Kejuaraan Dunia di Dubai sekitar bulan Oktober, serta Asean Paragames Filipina Januari 2020.
Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting mengatakan, berdasar jadwal, untuk event terdekat adalah grand prix di Tunisia yang juga merupakan ajang kualifikasi menuju Paralimpiade Tokyo 2020.
Alan mengatakan dari NPC Sumut sebanyak 4 orang atlet National Paralympic Committee (NPC) akan turut mengikuti ajang grand prix di Tunisia tersebut bersama sejumlah atlet daerah lain.
"Ada 4 orang yang rencana akan berangkat. Putri Aulia, Eko Saputra dan Nur Very Pradana untuk nomor lari dengan kelas yang berbeda, serta Saya sendiri untuk nomor lempar cakram," ujarnya, Minggu (9/6/2019).
Rencananya kata Alan, para atlet kemungkinan akan berangkat pada tanggal 20 Juni mendatang untuk mengikuti grand Prix Tunisia. Jadi di sisa waktu yang ada para atlet juga akan berlatih intensif.
"Telah diumumkan pelatih, kita untuk di Tunisia nanti harus benar-benar maksimal karena ini salah satu poin untuk ke paralympic," ungkapnya.
Alan juga mengaku sangat berterima kasih pada NPC pusat yang turut memberikan kesempatan dan kepercayaan bagi atlet Sumut untuk bisa bertanding di kualifikasi Paralimpiade.
Karena itu, Para atlet pun diharapkan tetap berlatih dan bisa meraih poin agar bisa semakin membuka peluang lolos berlaga di ajang internasional yang juga olimpiadenya para atlet olahraga difabel tersebut.
"Kita punya cita-cita semua pengurus inginnya di paralympic nanti kita punya atlet yang lolos ke Tokyo 2020," pungkasnya.
Atlet Cabor Lain Juga akan Dipanggil
Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting mengatakan tidak hanya atlet Cabor atletik yang dipersiapkan menuju Paralimpiade Tokyo 2020.
Atlet cabor lainnya juga akan turut mengikuti sejumlah kejuaraan dunia maupun grand prix untuk meraih poin agar bisa berlaga di ajang paralympic yang juga olimpiade bagi atlet difabel.
Dia mencontohkan pada bulan April lalu cabor angkat berat juga sudah mengikuti kejuaraan dunia di Hungaria. Nurtani menjadi Salah satu atlet Putri Sumut yang ikut kejuaraan tersebut.
"Cabor lain ada nanti, semua cabor ada (sesuai jadwalnya). Tapi untuk yang terdekat ini Cabor atletik yang berangkat usai lebaran ," ucapnya.
(cr11/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/atlet-atletik-npc-indonesia-tengah-mengikuti-pelatnas-di-solo.jpg)