Bantu Siram Abu Vulkanik, Pemadam Kebakaran Karo Kerahkan Sembilan Unit Mobil

Pihaknya menerjunkan sebanyak sembilan unit mobil pemadam. Dirinya menyebutkan, sejak pagi tadi mereka sudah melakukan penyiraman ke beberapa wilayah.

Bantu Siram Abu Vulkanik, Pemadam Kebakaran Karo Kerahkan Sembilan Unit Mobil
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Petugas pemadam kebakaran Karo melakukan penyiraman abu vulkanik dari jalanan di Desa Naman, Kecamatan Namanteran, Senin (10/6/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, NAMANTERAN - Akibat erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Minggu (9/6/2019) kemarin, mengakibatkan beberapa daerah dihujani abu vulkanik. Bahkan, di beberapa wilayah yang terkena dampak, terpantau diselimuti abu hingga ketebalan satu centimeter.

Dengan kondisi ini, tentunya sangat mengganggu warga dan pengguna jalan yang melintas. Untuk itu, dalam proses penghilangan abu vulkanik dari jalanan, Pemkab Karo mengerahkan armada mobil pemadam untuk membantu penyiraman.

Kepala Bidang Penyelamatan Kebakaran Pemkab Karo Drs Eddi Ginting, mengungkapkan pihaknya menerjunkan sebanyak sembilan unit mobil pemadam. Dirinya menyebutkan, sejak pagi tadi mereka sudah melakukan penyiraman ke beberapa wilayah yang terpapar abu vulkanik.

"Dalam rangka penyiraman abu vulkanik, kami menerjunkan sembilan mobil pemadam kebakaran, dan 39 personel," ujar Eddi, saat ditemui di kawasan Kecamatan Namanteran, Senin (10/6/2019).

Eddi menjelaskan, dari sembilan mobil pemadam tersebut disebarkan ke empat kecamatan. Di antaranya adalah Kecamatan Namanteran, Tiganderket, Tiga Binanga, dan Lau Baleng.

Namun, berdasarkan informasi yang mereka terima kawasan yang terparah ada di Kecamatan Namanteran dan kecamatan Tiganderket. Untuk itu, Eddi mengaku pihaknya saat ini lebih banyak menerjunkan armada pemadam kebakaran di dua kecamatan tersebut.

"Untuk saat ini memang yang kita terima, kondisi abu yang parah itu di dua kecamatan ini. Di Kecamatan Namanteran, kita terjunkan empat mobil, dan tiga mobil di Kecamatan Tiganderket. Tapi Damkar kita yang di Lau Baleng dan Tiga Binanga, juga melakukan penyiraman," katanya.

Selain di Kecamatan Namanteran, Eddi mengaku pihaknya juga sekaligus melakukan penyiraman ke Kecamatan Sigaranggarang, dan Kecamatan Kuta Rakyat. Dirinya menyebutkan, untuk pembersihan abu vulkanik pada hari ini akan diselesaikan hingga sekitar pukul 18.00 WIB nanti. Setelah itu, pihaknya akan kembali menunggu informasi dari pihak kecamatan apakah masih diperlukan penyiraman pada esok hari.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved