CCTV DKI Rekam Kerusuhan 21-22 Mei, Pemprov DKI Akui Warisan Ahok & Kritik Ombudsman pada Anies

"Itu perjanjian kerja sama dari tahun 2016, zaman Pak Ahok. Bagian dari permintaan corporate social responsibility (CSR)," kata Atika.

CCTV DKI Rekam Kerusuhan 21-22 Mei, Pemprov DKI Akui Warisan Ahok & Kritik Ombudsman pada Anies
capture youtube/kompastv
CCTV DKI Rekam Kerusuhan 21-22 Mei, Pemprov DKI Akui Warisan Ahok & Kritik Ombudsman pada Anies. Rekaman CCTV Ambulan berlogo Gerindra dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei 

CCTV DKI Rekam Kerusuhan 21-22 Mei, Pemprov DKI Akui Warisan Ahok & Kritik Ombudsman pada Anies

TRIBUN-MEDAN.COM - Lembaga pengawas kebijakan publik Ombudsman RI (ORI) melakukan sidak ke Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (8/6/2019) malam.

Sidak yang dipimpin oleh anggota Ombudsman Adrianus Meliala berlangsung sekitar 45 menit.

Rombongan tiba di TMC Polda Metro Jaya sekitar pukul 18.55 dan berakhir pukul 19.40.

Rombongan Ombudsman yang berjumlah sekira 15 orang disambut oleh Kasubag Teknlologi dan Informasi (TI) Kompol Purwono di ruang CCTV.

Dalam sidak tersebut, Adrianus mengakui jika CCTV sangat membantu kinerja Kepolisian, terutama untuk mengatur lalu lintas.

"RTMC dan NTMC itu kan salah satu ikon Polri yang amat terasa kegunaannya," kata Adrianus.

"Salah satu jasa terpenting Polri adalah pengaturan lalu lintas.

Ketika itu dipantau lewat CCTV, rasanya amat berguna dibandingkan kalau hanya mengandalkan pandangan mata," tambah dia.

Baca: Detik-detik Rumah Terseret Banjir, Enam Kecamatan Terisolir, 4.000 Jiwa Mengungsi. Foto & Videonya

Baca: Ditimpa Pria Pemerkosa saat Tidur, Dokter Cewek Gigit Lidah Pelaku hingga Putus!

Namun di sisi lain, ia menekankan pentingnya integrasi antara CCTV Polda Metro Jaya dan CCTV Pemda DKI Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved