NEWS VIDEO: Pengunjung Pasar Rakyat Turun Drastis usai Lebaran, Begini Keluhan Pedagang

Sementara pedagang tidak terlalu banyak, karena sebagian dari mereka merayakan Hari Raya Idul Fitri.

NEWS VIDEO: Pengunjung Pasar Rakyat Turun Drastis usai Lebaran, Begini Keluhan Pedagang
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Situasi Pasar Rakyat Onan Baru Pangururan Samosir mulai sepi usai Lebaran 2019 seperti terpantau Selasa (11/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, PANGRURAN-Situasi pasar di Pasar Tradisional Onan Baru, Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir sepi usai Hari Raya Idul Fitri 2019.

Petugas Pasar, Kurnia Simbolon mengatakan kktivitas jual beli turun drastis dibanding Hari Raya Idul Fitri tahun ini seperti terpantau Selasa (11/6/2019).
 

Terpantau, para pengunjung sepi dan aktivitas pasar tidak terlalu sibuk. Pasca Idul Fitri pengunjung ramai, meski populasi Warga Samosir 90 persen non Muslim.
 

Kepala Bidang Dinas Pendapatan Samosir, Lasmer Sipayung menyampaikan situasi pengunjung pada Lebaran 2019 lumayan ramai. Sementara pedagang tidak terlalu banyak, karena sebagian dari mereka merayakan Hari Raya Idul Fitri.
 

"Situasinya memang pengunjung lumayan ramai, tapi pedagang kita berkurang karena mereka sebagian merayakan Idul Fitri",jelasnya.

Katanya, sesuai survei pasar 2 minggu sebelum Lebaran 2019 harga Sembako memang mengalami kenaikan dari Rp 1000-Rp 2000. Tetapi, menurutnya kondisi harga tetap terbilang stabil dan tidak berarti ada lonjakan harga.
 

Pengamatannya pada Pasar Rakyat Percontohan Onan Baru pada hari biasa dalam situasi kunjunan pembeli, memang ramai. Memang kondisi pasar pasca Lebaran 2019 ramai, namun jauh lebih ramai pengunjungnya pada Hari Natal dan Tahun Baru setiap tahunnya.
 

Kepada para pedagang dia mengimbau agar para pedagang menempati lokasi berjualan sesuai dengan zonasi yang ditentukan. Kemudian agar pedagang juga selalu menjaga kenyamanan pembeli hingga menjamin keamanan dan juga mempedulikan pentingnya kebersihan.
 

"Saat ini, Kami sebetulnya tidak bisa menjawab daripada pertanyaan dari sisi harga pasar. Kebetulan kami hanya membidangi penempatan daripada pedagang",tambahnya.
 

Nadikki boru Malau, satu dari pedagang kepada Tribun menyampaikan ada beberapa hal yang menurut mereka harus dibenahi demi kenyamanan mereka berjualan. "Maunya diseragamkanlah tempatnya",ujar wanita yang telah 10 tahun berdagang ini.
 

Kemudian disebutnya, perlu ada tambahan kanopi tembus cahaya penagan panas dan hujan agar pembeli nyaman."Selainnya sudah bagus dan kebersihan pasar juga tetap terjaga oleh petugas",jawabnya.

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved