PHRI Sumut: Okupansi Hotel saat Lebaran Hanya 40 Persen

dibandingkan lebaran tahun lalu terjadi penurunan okupansi atau tingkat keterisian kamar hotel pada lebaran tahun ini.

PHRI Sumut: Okupansi Hotel saat Lebaran Hanya 40 Persen
TRIBUN MEDAN/AYU PRASANDI
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny S Wardhana.TRIBUN-MEDAN.com 

TRIBUN-MEDAN.com - Hingga saat ini, harga tiket pesawat yang mahal masih dikeluhan masyarakat. Tentunya kenaikan harga tiket ini turut mempengaruhi sektor-sektor lain misalnya perhotelan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara, Deni S Wardhana mengatakan dibandingkan lebaran tahun lalu terjadi penurunan okupansi atau tingkat keterisian kamar hotel pada lebaran tahun ini.

"Libur Lebaran tahun ini okupansi enggak naiklah. Rata-rata 40 persen. Tapi tidak semua hotel begitu, ada yang 20 persen, ada yang 30 persen. Namun jika dirata-ratakan 40 persen lah," katanya.

Ia mengatakan pada lebaran tahun-tahun sebelumnya okupansi hotel di Kota Medan bisa mencapai 60 sampai 70 persen.

Penurunan juga terjadi pada rentang menginap. Kata Deni, pada lebaran tahun ini hotel hanya mendapatkan rata-rata dua hari saja.

"Tahun lalu kita bisa dapat lebih panjang, kalau tahun ini rata-rata hanya dua hari. Harga tiket pesawat paling banyak mempengaruhi hal ini. Dengan mahalnya tiket tentu mengakibatkan kurangnya kunjungan ke Kota Medan," ujarnya.

Dampak harga tiket ini menurutnya tidak hanya berpengaruh pada sektor perhotelan saja. Pusat oleh-oleh, restoran, UMKM juga banyak terpengaruh.

Disinggung mengenai kebijakan Presiden Joko Widodo yang akan mengundang maskapai asing masuk ke Indonesia atau menerapkan sistem open sky, ia mengatakan mendukung kebijakan tersebut.

"Seperti PHRI pusat, sepanjang itu baik, saya juga mendukung masuknya maskapai asing ini. Jadi semakin banyak maskapai, harga tiket pesawat akan semakin bersaing," katanya

Pihaknya berharap semoga kunjungan lebih banyak ke Sumatera Utara sehingga kondisi kunjungan ke hotel dan restoran bisa kembali normal seperti semula.

(cr18/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved